Menjelang Sensus Ekonomi 2026, Warga Purbalingga Diminta Bantu Data

admin.aiotrade 08 Des 2025 2 menit 13x dilihat
Menjelang Sensus Ekonomi 2026, Warga Purbalingga Diminta Bantu Data

Sensus Ekonomi 2026 Akan Digelar di Purbalingga

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Purbalingga akan menyelenggarakan Sensus Ekonomi tahun 2026 yang direncanakan berlangsung dari tanggal 1 Mei hingga 31 Juli 2026. Sebagai bagian dari persiapan, BPS mengadakan kegiatan sosialisasi pada hari Minggu, 7 Desember 2025 di Alun-alun Kabupaten Purbalingga, yang dilaksanakan bersamaan dengan acara Car Free Day (CFD).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Purbalingga, Mukodam, yang mewakili Bupati Purbalingga H. Fahmi Muhammad Hanif, mengajak warga untuk bekerja sama selama pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dia menjelaskan bahwa masyarakat diminta untuk menyambut baik kedatangan petugas sensus yang telah dilengkapi dengan ID Card resmi dari BPS. Ia menekankan pentingnya memberikan jawaban yang jujur dan lengkap terhadap semua pertanyaan yang diajukan.

“Yang kedua, jawab seluruh pertanyaan dengan sebaik-baiknya, apa adanya, jangan ditutup-tutupi dan jangan dibuat-buat. Karena ini akan sangat menentukan kebijakan pemerintah kedepan yang tepat untuk penjenengan semua, untuk kesejahteraan Masyarakat,” pesannya.

Kegiatan sosialisasi ini disajikan dalam bentuk senam bersama dengan tema “Senam Sensus”, donor darah, hiburan oleh konten kreator lokal Tarmin Ngaklak, serta pembagian doorprize.

Inspektur Utama BPS, Dadang Hardiwan, yang hadir langsung dalam acara tersebut menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan yang kelima kalinya sejak tahun 1986 dan akan dilaksanakan setiap 10 tahun sekali.

Menurut Dadang, dalam pelaksanaannya, BPS melibatkan masyarakat sebagai petugas sensus dan survey. Sensus Ekonomi 2026 akan mencatat aktifitas-aktifitas ekonomi yang dilakukan oleh perusahaan besar, UMKM, maupun masyarakat secara umum, sebagai dasar perencanaan pembangunan bagi pemerintah.

“Dengan perkembangan teknologi yang begitu cepat dimana semua orang menggunakan internet dan gadget sehingga sekarang aktifitas ekonomi bukan hanya yang ada di tempat atau keliling tapi juga aktifitas yang terkait dengan konten, ini yang baru dibanding sebelumnya,” ujarnya.

Dadang juga mengajak masyarakat Kabupaten Purbalingga untuk berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026 ini dengan memberikan data yang sebenar-benarnya, karena data-data yang dihasilkan bisa memetakan potensi ekonomi yang menonjol dan bisa dikembangkan.

Selain itu, Dadang menjamin seluruh data yang diberikan masyarakat dijamin kerahasiaannya oleh negara.

“Data-data yang diberikan dijamin kerahasiaannya, jadi jangan khawatir dan jangan takut memberikan informasi yang sebenar-benarnya,” pungkasnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan