
Perubahan Nama IAIN Palangka Raya Menjadi UIN Palangka Raya
\nPALANGKA RAYA, aiotrade.CO – Pergantian nama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya mendapat apresiasi dan kebanggaan dari berbagai pihak. Salah satunya adalah Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, yang menyampaikan rasa bangga atas peresmian tersebut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dalam sambutannya pada acara peresmian yang digelar Jumat (7/11/2025), Agustiar mengatakan bahwa perubahan ini bukan sekadar pergantian nama, tetapi merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Universitas Islam Negeri Palangka Raya ini bukan sekadar pergantian nama, tetapi merupakan peningkatan kualitas pendidikan dan mahasiswa yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
\nPeresmian UIN Palangka Raya dilakukan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, berdasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 58 Tahun 2025. Acara ini turut dihadiri oleh para pejabat tinggi daerah seperti Forkopimda Kalimantan Tengah, sejumlah pemerintah kabupaten, serta berbagai instansi terkait.
\nKeseimbangan Ilmu dan Moralitas dalam Pendidikan
\nGubernur Agustiar menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan moralitas dalam dunia pendidikan. Ia menegaskan bahwa ilmu harus disertai dengan adab dan akhlak yang baik. “Saya berpesan, ilmu boleh tinggi tapi adab harus nomor satu. Pendidikan harus melahirkan generasi yang unggul tidak hanya dalam pengetahuan, tetapi juga dalam akhlak dan budi pekerti,” tegasnya.
\nIa menambahkan bahwa kehadiran UIN Palangka Raya diharapkan dapat memperkuat visi pemerintah daerah dalam meningkatkan akses dan mutu pendidikan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. “Hal ini menjadi dorongan bagi program satu rumah satu sarjana yang kami canangkan. Program ini tidak hanya untuk masyarakat di daerah perkotaan, tetapi juga bagi mereka yang tinggal di perdesaan. Kami ingin mutu pendidikan meningkat secara merata,” tutupnya.
\nVisi Pemerintah Daerah dalam Pendidikan
\nPeningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Dengan berdirinya UIN Palangka Raya, diharapkan bisa menjadi wadah yang lebih luas untuk melahirkan tenaga-tenaga profesional yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.
\nProgram satu rumah satu sarjana yang dicanangkan oleh pemerintah daerah bertujuan untuk memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat, baik di daerah perkotaan maupun pedesaan. Dengan demikian, semua lapisan masyarakat dapat memperoleh akses pendidikan yang layak dan berkualitas.
\nKeberlanjutan Pendidikan Berbasis Budaya dan Agama
\nSelain itu, UIN Palangka Raya juga diharapkan mampu menjadi pusat pengembangan budaya dan agama yang lebih inklusif. Dengan basis pendidikan Islam, universitas ini akan menjadi tempat yang ideal untuk melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang berakar pada nilai-nilai keislaman serta memiliki wawasan global.
\nKehadiran UIN Palangka Raya juga menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pendidikan tinggi di Kalimantan Tengah. Dengan berbagai program dan inisiatif yang telah dirancang, diharapkan UIN Palangka Raya mampu menjadi contoh yang baik bagi institusi pendidikan lainnya di wilayah ini.
\nTantangan dan Peluang di Masa Depan
\nMeski ada banyak harapan, tantangan juga tak dapat dihindari. Salah satunya adalah memastikan bahwa UIN Palangka Raya mampu bersaing dengan universitas-universitas lain di Indonesia. Untuk itu, diperlukan kerja sama yang kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat.
\nSelain itu, perlu adanya dukungan finansial dan sumber daya manusia yang memadai agar UIN Palangka Raya dapat berkembang secara berkelanjutan. Dengan dukungan yang tepat, UIN Palangka Raya dapat menjadi salah satu universitas unggulan di Indonesia, khususnya di Kalimantan Tengah.
\n