Menteri Keuangan Purbaya Bahagia Tidak Terlibat Utang Triliunan Rupiah: Bagus! Top!

admin.aiotrade 26 Okt 2025 2 menit 31x dilihat
Menteri Keuangan Purbaya Bahagia Tidak Terlibat Utang Triliunan Rupiah: Bagus! Top!

Menteri Keuangan Tidak Terlibat dalam Urusan Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengklaim bahwa dirinya tidak terlibat dalam proses restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang dikenal dengan nama Whoosh. Ia menyatakan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tidak dilibatkan dalam penyelesaian masalah utang yang mencapai triliunan rupiah.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pernyataan ini disampaikan oleh Purbaya saat bertemu dengan para wartawan melalui akun Instagram @rumpi_gosip. Ia menegaskan sikap tegasnya untuk menjauhkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari proses penyelesaian utang proyek tersebut.

"Bagus. Saya nggak ikut kan? Top!" ujarnya dengan nada santai saat diwawancarai.

Purbaya menambahkan bahwa pihaknya berusaha sebisa mungkin agar Kemenkeu tidak turun tangan dalam menangani utang proyek infrastruktur tersebut. Sikap ini sejalan dengan pernyataannya sebelumnya yang menolak penggunaan APBN untuk menutupi kewajiban finansial proyek kereta cepat.

"Sebisa mungkin (Kemenkeu) nggak ikut, biar aja mereka selesaikan business to business. Jadi top!" tambahnya.

Dengan sikapnya tersebut, Purbaya secara tersirat menegaskan bahwa pemerintah memilih pendekatan berbasis bisnis dalam menangani persoalan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh), bukan dengan campur tangan langsung dalam proses negosiasi utang.

Tanggapan dari Pihak Terkait

Sementara itu, Chief Operation Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menanggapi kabar bahwa Indonesia dan China telah mencapai kesepakatan untuk melakukan restrukturisasi utang KCJB hingga 60 tahun.

Menurut Dony, akan dibentuk tim khusus yang menangani restrukturisasi tersebut, di mana Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan akan turut terlibat.

"Nanti kan ada tim, nanti dengan Pak Luhut. Kalau kami (Danantara) kan lebih kepada korporasi ya. Kita terus bernegosiasi," ujar Dony di Kantor Kementerian Keuangan, dikutip dari Kompas.com.

Respons Netizen

Unggahan tentang pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa langsung mendapat respons positif dari netizen. Banyak yang mendukung keputusan sang Menkeu.

"Manthab pak Menteri. Anda didukung oleh seluruh Rakyat Indonesia," tulis akun @dep808.

"Alhamdulillah, ikutan lega saya Pak Purbaya..semangat terus ya Pak," tulis akun @liessoekandar.

"Kerennn punya Mentri yg pro rakyat," tulis akun @samsiah_dede.

"Berita soal pernyataan pak pur selalu menambah moodboster rakyat," tulis akun @maiannie_.

"Ini baru namanya menteri keuangan, bukan juru bayar," tulis akun @nihar_salim.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan