Menteri Keuangan Purbaya Dihancurkan, Diabaikan, Saat Sidang Kabinet, Luhut Pilih Bicara dengan Zulk

admin.aiotrade 21 Okt 2025 2 menit 14x dilihat
Menteri Keuangan Purbaya Dihancurkan, Diabaikan, Saat Sidang Kabinet, Luhut Pilih Bicara dengan Zulk

Momen Tak Biasa di Sidang Kabinet Merah Putih

Dalam sidang kabinet yang digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Senin (20/10/2025), muncul momen yang menarik perhatian publik. Salah satu tokoh yang menjadi sorotan adalah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang terlihat tidak banyak berinteraksi dengan rekan-rekannya sesama menteri.

Purbaya duduk di antara para menteri lain dengan ekspresi tenang namun terkesan sendirian. Di sisi kanannya, tampak Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM Rosan Roeslani, sedangkan di sisi kirinya terdapat bangku kosong dengan papan nama bertuliskan Seskab. Bangku kosong tersebut semakin menarik perhatian karena di sebelahnya duduk Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, yang tampak fokus berbincang serius dengan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Sementara itu, Purbaya terlihat duduk tegak tanpa banyak berinteraksi dengan siapa pun, meskipun di sekelilingnya para menteri lain tampak saling bertukar obrolan ringan. Rosan Roeslani, yang duduk tepat di sisi kanannya, tampak lebih fokus berbicara dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf.

Momen ini langsung menjadi bahan perbincangan hangat di dunia maya, terutama di platform X (Twitter) dan TikTok, di mana banyak pengguna membagikan video serupa disertai berbagai komentar. Tak sedikit netizen yang menyayangkan sikap para menteri lain dan menilai Purbaya sebagai sosok yang tetap berwibawa.

Beberapa pengguna media sosial berspekulasi bahwa suasana canggung itu mungkin disebabkan oleh perbedaan pandangan antar menteri dalam pembahasan ekonomi nasional. Beberapa waktu belakangan, Purbaya dan Luhut memang nampak saling silang pendapat tentang proyek Kereta Cepat (Whoosh) dan Family Office.

Purbaya ogah menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pendirian family office di Indonesia. Rencana pendirian family office itu sebelumnya merupakan usulan Luhut Binsar Pandjaitan. Lalu, proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang diberi nama Whoosh beban utangnya mencapai Rp 116 triliun.

Daya Anagata Nusantara (Danantara) sebagai superholding BUMN, disebut tengah mencari cara meringankan pembiayaan proyek tersebut, termasuk kemungkinan meminta dukungan dari APBN. Namun, Purbaya Yudhi Sadewa menolak wacana itu. Ia menilai, utang proyek KCIC bukan tanggung jawab pemerintah, melainkan sepenuhnya menjadi urusan BUMN yang terlibat di dalamnya.

Purbaya menilai penyelesaian utang kereta cepat dapat dilakukan oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Sebab, Danantara sendiri sudah mengambil sekitar Rp 80 triliun penerimaan dividen BUMN.

Purbaya Menegaskan Hubungan Baik dengan Luhut

Purbaya menegaskan hubungannya dengan Luhut Binsar Pandjaitan baik-baik saja. "Baik hubungan saya sama dia, nggak ada masalah," ujar Purbaya.

Bukan dicuekin atau tak saling sapa, Purbaya menjelaskan kursinya sedikit jauh dari Luhut. "Kan jauh, beda berapa kursi, masa saya 'Pak Luhut, Pak Luhut,' gitu," tutur Purbaya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan