
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Tampil di Acara Lapor Pak Trans 7
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang kini menjabat sebagai salah satu pejabat pemerintah terpenting di Indonesia, pernah menjadi bintang tamu dalam acara Lapor Pak Trans 7. Kala itu, ia masih menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Acara tersebut berjudul SIMPAN UANG YAA DI BANK BUKAN CELENGAN AYAM, yang tayang pada 8 Agustus 2025. Dalam acara tersebut, Purbaya hadir untuk memberikan penjelasan mengenai keamanan menabung di bank.
"Kita sambut Bapak Purbaya Yudhi Sadewa selaku ketua Dewan Komisioner dari LPS atau Lembaga Penjamin Simpanan," ucap Andika Pratama. "Saya mohon terima kasih diundang ke kantor Lapor Pak," kata Purbaya.
Purbaya menjelaskan bahwa menabung di bank sangat aman karena semua bank di Indonesia telah mengikuti program LPS. Ia juga menyampaikan bahwa jika ada bank yang bangkrut, uang nasabah akan diganti oleh LPS.
"Semua bank di Indonesia ikut program penjaminan LPS. Jadi kalau ada bank bangkrut, uangnya diganti oleh LPS. Semua bank, jadi bank umum, bank syariah, maupun BPR dan BPRS yang syariahnya merupakan peserta program penjaminan LPS," ujar Purbaya.
Di tengah diskusi, Wendy Cagur menyampaikan kekhawatiran tentang keamanan tabungan di bank. Ia merasa lebih aman menyimpan uang di dalam celengen ayam. Purbaya kemudian menjelaskan bahwa tidak perlu khawatir karena semua bank di Indonesia memiliki perlindungan dari LPS.
"Wend, nggak usah takut kayak tadi," imbuh Andika Pratama. "Jujur, saya masih ngerasa takut nih nabung di bank. Takut uangnya nggak bisa balik. Kemaleman kali makanya nggak bisa balik," kata Wendy Cagur disambut tawa penonton.
Purbaya lalu berseloroh bahwa dirinya adalah orang kaya sehingga mampu menjamin uang nasabah hingga Rp2 miliar per nasabah di bank. Ucapan ini langsung disambut tawa penonton dan celetukan kocak dari Wendy Cagur.
"Bener. Anda mesti tahu saya orang kaya. Saya punya uang Rp260 triliun sekarang," kata Purbaya. "Jadi saya bisa jamin uang dari bank sampai Rp2 miliar per nasabah per bank. Jadi nggak usah takut. Anda berhadapan dengan orang kaya di Indonesia sekarang," imbuhnya.
Video yang merekam kedatangan Purbaya ke Lapor Pak Trans 7 kini kembali viral di media sosial.
Aksi Purbaya Yudhi Sadewa Menegur Ajudannya Viral
Aksi Purbaya Yudhi Sadewa saat menegur ajudannya menjadi perhatian publik. Peristiwa ini terjadi saat wartawan mewawancarai Purbaya usai rapat bersama Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (23/10/2025) malam.
Di tengah wawancara doorstop, ajudan Purbaya tiba-tiba meminta wartawan menyudahi pertanyaan. "Cukup ya," ujar ajudan dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV, Jumat (24/10/2025). Ajudan tersebut berdiri di belakang Purbaya. Seketika, Purbaya lalu meminta ajudan tidak menghalangi wartawan untuk mengajukan pertanyaan.
Lantaran wartawan telah lama menunggu kehadirannya seusai rapat bersama Direktur Utama Pertamina. "Kasihan-kasihan mereka sudah nunggu lama, lo ngapain nyuruh gue pulang," kata Purbaya sambil tertawa. Ajudan tersebut pun ikut tertawa bersama awak media.
"Semangat, pak," kata salah satu wartawan.
Peristiwa serupa juga terjadi saat Purbaya hendak keluar dari Gedung Kementerian Keuangan pada Selasa (21/10/2025). Dikutip dari YouTube Kompas.com, awak media saat itu masih mencecar Purbaya sejumlah pertanyaan, meski telah melakukan doorstop. Namun, saat Purbaya ingin menjawab pertanyaan, salah satu ajudan berupaya untuk menjaga agar wartawan tak terlalu dekat.
"Nanti lagi ya, awas kena pagar," ujar ajudan Purbaya. "Jangan ngedorong kasihan," kata Purbaya sambil meminta sang ajudan untuk membiarkan wartawan mendekat.