
Penolakan Insentif dari Menteri Keuangan
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menolak permintaan Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memberikan insentif. Penolakan ini disampaikan setelah ia melakukan kunjungan ke BEI bersama dengan Ketua Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan, Mahendra Siregar, pada hari Kamis, 9 Oktober 2025.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Direktur BEI sempat meminta insentif yang terus-menerus diberikan. Namun, ia menyatakan bahwa tidak semua permintaan akan dipenuhi.
“Tadi Direktur Bursa juga minta insentif terus, yang belum tentu saya kasih,” ujar Purbaya kepada para jurnalis termasuk KompasTV.
Meskipun begitu, Menkeu Purbaya tidak menutup kemungkinan untuk memberikan insentif, tetapi dengan syarat tertentu. Syarat tersebut adalah jika BEI mampu merapikan perilaku investor di pasar modal.
“Jadi saya bilang akan saya berikan insentif kalau Anda sudah merapikan perilaku investor di pasar modal,” tambahnya.
Menurut Purbaya, insentif hanya akan diberikan setelah BEI mampu mengendalikan praktik-praktik yang tidak sehat seperti ‘goreng-gorengan’ di pasar modal. Hal ini bertujuan agar investor kecil dapat terlindungi.
“Artinya yang 'goreng-gorengan' dikendalikan sama dia-lah supaya investor kecil terlindungin baru saya pikir insentifnya.”
Pembahasan Program Ekonomi Pemerintah
Selain membahas masalah insentif, dalam kunjungannya ke BEI, Purbaya Yudhi Sadewa juga membahas tentang program ekonomi pemerintah ke depannya.
Ia menjelaskan bahwa diskusi fokus pada bagaimana memastikan program-program ekonomi tersebut berkelanjutan dan tidak hanya berlangsung sementara.
“Tadi kita membahas itu program-program ekonomi pemerintah seperti apa ke depan dan bagaimana memastikan programnya akan berkesenambungan dalam pengertian nggak one shot terus mati tapi jalan terus ke depan,” ujar Purbaya.
Dalam pertemuan ini, Purbaya menekankan pentingnya perencanaan jangka panjang agar program ekonomi tidak hanya sekali jalan dan kemudian berhenti.
Tantangan di Pasar Modal
Beberapa isu yang menjadi perhatian Purbaya Yudhi Sadewa adalah tantangan di pasar modal, khususnya terkait perilaku investor. Ia menilai bahwa perlu adanya pengawasan yang lebih ketat terhadap tindakan-tindakan yang tidak sehat di pasar modal.
Menurutnya, jika BEI mampu mengatur perilaku investor dengan lebih baik, maka insentif bisa diberikan sebagai bentuk apresiasi. Namun, hal ini harus didahului dengan peningkatan kualitas dan transparansi di pasar modal.
Langkah Berikutnya
Dalam waktu dekat, Purbaya Yudhi Sadewa berencana untuk terus memantau perkembangan di pasar modal serta bekerja sama dengan BEI dan lembaga terkait lainnya.
Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan investasi yang sehat dan aman bagi seluruh pemangku kepentingan, terutama investor kecil yang sering kali menjadi korban dari praktik-praktik tidak sehat.
Dengan langkah-langkah yang diambil, diharapkan pasar modal Indonesia dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang maksimal bagi perekonomian nasional.