Menteri Koperasi Ferry Juliantono: Koperasi sebagai Jalur Inklusi Ekonomi untuk Penyandang Disabilit

admin.aiotrade 08 Des 2025 4 menit 18x dilihat
Menteri Koperasi Ferry Juliantono: Koperasi sebagai Jalur Inklusi Ekonomi untuk Penyandang Disabilit
Menteri Koperasi Ferry Juliantono: Koperasi sebagai Jalur Inklusi Ekonomi untuk Penyandang Disabilitas

Menteri Koperasi dan UKM Beri Dukungan Penuh untuk Koperasi Komunitas Disabilitas

Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, hadir dalam acara Inklusiland yang bertema “Everyone Shine, Everyone Matters” yang diselenggarakan oleh Yayasan Inklusi Pelita Harapan di Tangerang Selatan, pada Minggu 7 Desember 2025. Acara ini menjadi wadah interaksi dan kreativitas bagi masyarakat penyandang disabilitas, sekaligus menunjukkan pentingnya inklusi dalam berbagai aspek kehidupan.

Banyak tokoh nasional turut hadir dalam acara tersebut, seperti Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Reda Manthovani, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Gubernur Banten Andra Soni, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad, serta Ketua Harian Yayasan Cahaya Manthovani. Namun, perhatian publik lebih tertuju pada pesan kuat dari Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, yang menyampaikan pentingnya koperasi sebagai jalan utama menuju kemandirian ekonomi bagi penyandang disabilitas.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dalam sesi talk show, Menkop Ferry mengungkapkan kekagumannya terhadap antusiasme peserta yang memenuhi area acara. Ia menyatakan bahwa perkembangan Inklusiland dari tahun ke tahun menunjukkan besarnya ruang kolaborasi yang terbuka bagi komunitas disabilitas. Ia berharap di masa depan Kemenkop bersama kementerian lain dapat ikut membantu membesarkan kegiatan Yayasan Cahaya.

Menkop Ferry menekankan bahwa koperasi adalah model yang paling tepat untuk mengorganisir potensi ekonomi komunitas disabilitas. Karena koperasi memungkinkan mereka bekerja bersama, saling menopang, dan menikmati hasil secara kolektif. Ia juga mengingatkan bahwa seluruh manusia dilahirkan dalam kondisi setara, dan prinsip ini harus menjadi pijakan dalam membangun akses ekonomi untuk penyandang disabilitas.

“Semua orang dilahirkan di dunia dalam keadaan yang sama. Kesadaran ini membuat kita terpanggil untuk saling membantu. Semoga kegiatan seperti ini membuka jalan bagi masyarakat disabilitas untuk terus mengembangkan bakatnya,” ujarnya.

Acara Inklusiland sendiri menjadi bukti nyata bagaimana ruang aman, kreatif, dan penuh dukungan mampu membantu penyandang disabilitas tampil percaya diri sekaligus produktif. Dalam kesempatan tersebut, Menkop Ferry turut membagikan cerita inspiratif tentang sebuah koperasi komunitas tunanetra yang memproduksi Alquran braille dan membagikannya ke masjid-masjid.

“Beberapa waktu lalu kami didatangi koperasi penyandang tunanetra. Mereka memproduksi Alquran braille dan menyumbangkannya ke masjid. Saya berpendapat, basis komunitas seperti ini cocok bila punya koperasi sehingga bisa bersinergi dengan banyak pihak,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa koperasi berbasis komunitas dapat menjadi motor penggerak ekonomi inklusif. Dengan dukungan kementerian terkait, produk-produk yang dihasilkan komunitas disabilitas bisa dikembangkan lebih luas. “Apa yang dilakukan koperasi tunanetra itu bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua. Basis komunitas dari Yayasan Cahaya bisa didorong untuk punya koperasi agar produk yang dihasilkan teman-teman disabilitas dapat berkembang,” kata Menkop Ferry.

Selain itu, Menkop menilai acara Inklusiland bukan hanya wadah hiburan, tetapi juga momentum membangun jejaring ekonomi inklusif. Ia berharap ke depan Yayasan Inklusi Pelita Harapan dapat membentuk sebuah badan usaha koperasi demi mewadahi seluruh kegiatan ekonomi dan kreativitas dari anggotanya yang mayoritas penyandang disabilitas.

“Dengan koperasi, penyandang disabilitas bisa lebih mandiri dan berdaya saing,” tutupnya.

Keberlanjutan Koperasi sebagai Bentuk Kepedulian

Koperasi tidak hanya menjadi alat ekonomi, tetapi juga simbol kepedulian terhadap masyarakat yang kurang mampu. Dengan adanya koperasi, penyandang disabilitas memiliki peluang untuk mengeksplorasi potensi diri mereka dan berkontribusi dalam perekonomian nasional. Hal ini mencerminkan semangat inklusivitas yang terus dipertahankan oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah dan organisasi swasta.

Pentingnya koperasi dalam mendorong kemandirian ekonomi bagi penyandang disabilitas juga menjadi fokus utama dalam berbagai kebijakan pemerintah. Dengan dukungan yang cukup, koperasi dapat menjadi jembatan antara komunitas disabilitas dan pasar, sehingga memberikan ruang bagi mereka untuk berkembang secara mandiri.

Berikut beberapa langkah yang dapat diambil untuk memperkuat koperasi komunitas disabilitas:

  • Peningkatan kesadaran: Edukasi kepada masyarakat tentang manfaat koperasi, khususnya bagi penyandang disabilitas, sangat penting.
  • Penguatan kapasitas: Pelatihan dan pendampingan diperlukan untuk meningkatkan kemampuan anggota koperasi dalam mengelola bisnis.
  • Kolaborasi lintas sektor: Kerja sama antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan pelaku usaha akan memperkuat sistem koperasi.
  • Pembiayaan yang mudah: Akses terhadap modal usaha yang ramah lingkungan dan murah akan mendorong pertumbuhan koperasi.

Dengan pendekatan yang komprehensif, koperasi komunitas disabilitas dapat menjadi model yang sukses dan berkelanjutan. Ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan kepercayaan dari masyarakat luas.


Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan