Menteri Koperasi Meluncurkan Koperasi Merah Putih Tukangkayu, Banyuwangi Jadi Contoh Penguatan Ekono

admin.aiotrade 09 Des 2025 3 menit 14x dilihat
Menteri Koperasi Meluncurkan Koperasi Merah Putih Tukangkayu, Banyuwangi Jadi Contoh Penguatan Ekono
Menteri Koperasi Meluncurkan Koperasi Merah Putih Tukangkayu, Banyuwangi Jadi Contoh Penguatan Ekonomi Kelurahan

Peresmian Koperasi Kelurahan Merah Putih Tukangkayu: Awal Baru bagi Ekonomi Lokal

Peresmian Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Tukangkayu menjadi momen penting dalam penguatan ekonomi lokal di Banyuwangi. Acara yang digelar pada Selasa (9/12/2025) ditandai dengan peninjauan gerai sembako dan transaksi pembelian pertama sebagai simbol dimulainya layanan koperasi modern di tingkat kelurahan.

Acara berlangsung di Gerai KKMP Tukangkayu dengan dukungan Pemkab Banyuwangi dan berbagai pemangku kepentingan. Hadir dalam acara tersebut antara lain Sekda Banyuwangi Ir. Guntur Priambodo mewakili Bupati Ipuk Fiestiandani, Tenaga Ahli Komisi VI DPR RI H.M Nasim Khan, Kepala Diskop-UKM Jatim Endy Alim Abdi Nusa, perbankan, BUMN, serta para lurah, camat, dan pelaku UMKM.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Koperasi sebagai Ruang Bisnis yang Adil

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi model penguatan ekonomi lokal yang dikelola profesional namun tetap berbasis gotong-royong. Ia menyoroti digitalisasi melalui aplikasi Jaga Desa sebagai kunci transparansi pengelolaan.

“Koperasi harus menjadi ruang bisnis yang adil bagi masyarakat. Keuntungan kembali ke anggota. Dengan digitalisasi, koperasi bisa mengelola gerai sembako, apotek, klinik, gudang hingga lembaga keuangan mikro secara modern,” ujar Ferry.

Ia mengapresiasi KKMP Tukangkayu yang sejak awal menggandeng UMKM serta kolaborasi dengan perbankan dan BUMN untuk menghadirkan promo cashback dan diskon.

Transformasi Koperasi Menjadi Pemain Ekonomi

Sekda Banyuwangi Guntur Priambodo menegaskan KKMP Tukangkayu menjadi contoh transformasi koperasi menjadi pemain ekonomi di tingkat kelurahan.

“Koperasi bukan hanya badan usaha, tapi gerakan moral untuk memperkuat keadilan ekonomi. Koperasi harus terhubung dengan UMKM, masuk ke sistem digital, dan mengembangkan manajemen modern agar mampu bersaing,” ujarnya.

Pemkab menyatakan siap mereplikasi model KKMP Tukangkayu di kelurahan lain.

Sistem Simpan Pinjam Berbasis Voucher Belanja

Ketua KKMP Tukangkayu, Imam Maskun, menjelaskan bahwa koperasi mengembangkan sistem simpan pinjam berbasis voucher belanja, agar manfaat ekonomi kembali ke anggota.

Ia menegaskan koperasi memaksimalkan potensi kelurahan yang dipenuhi UMKM dan toko kelontong dengan menghadirkan gerai sembako harga grosir, bahkan lebih murah dari harga pasaran.

“Kami memprioritaskan gerai sembako dengan harga grosir. HPP-nya lebih murah dari grosir. Ditambah cashback dari BTN hingga 30 persen untuk pembelian minimal Rp25 ribu lewat QRIS, autodebet, atau EDC. Ada juga promo BNI dengan diskon sampai 50 persen melalui pembayaran QRIS,” jelasnya.

Pengembangan Usaha Berbasis Inpres Nomor 9 Bab 15

Ke depan, koperasi menyiapkan pengembangan usaha berbasis Inpres Nomor 9 Bab 15. “Harapannya kami bisa menjadi penyangga MBG. Jadi KDMP dan MBG saling terhubung, termasuk pemasok bahan baku. Ini sesuai landasan Inpres Nomor 9 Bab 15,” tambahnya.

Melalui kolaborasi dengan BTN, BNI, Bulog, Pertamina, hingga perusahaan daerah, KKMP diproyeksikan menjadi pusat distribusi sembako, LPG 3 kg, dan kebutuhan pokok, sekaligus wadah pemasaran produk UMKM.

Harapan Menteri Koperasi

Menkop Ferry berharap Banyuwangi menjadi rujukan nasional pengelolaan koperasi modern.

“Ketika masyarakat diberi akses usaha, permodalan, dan pelatihan, koperasi bisa menjadi motor ekonomi lokal. Kita produksi sendiri, jual sendiri, dan biayai sendiri. Itulah kedaulatan ekonomi,” tegasnya.

Peluncuran KKMP Tukangkayu menjadi tonggak baru bagi penguatan ekonomi kelurahan berbasis koperasi modern.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan