Menteri Perhubungan Ingatkan Standar Keselamatan Saat Nataru

admin.aiotrade 17 Des 2025 2 menit 19x dilihat
Menteri Perhubungan Ingatkan Standar Keselamatan Saat Nataru


BANYUWANGI, aiotrade
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengajak seluruh pengelola pelabuhan untuk memperhatikan standar keselamatan dalam penyeberangan menjelang momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ia menekankan pentingnya belajar dari kejadian kecelakaan kapal yang terjadi sebelumnya, seperti insiden KM Tunu Pratama Jaya dan KM Barcelona.

"Tragedi tersebut menjadi pengingat bahwa pengawasan keselamatan harus dijalankan tanpa toleransi," ujar Dudy dalam rapat koordinasi kesiapan angkutan Nataru di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Selasa malam (16/12/2025).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Rapat ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryo Nugroho, Dirut PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo, KSOP, operator penyeberangan, BPTD, pengusaha kapal, dan mitra terkait.

“Melalui rapat koordinasi kesiapan Nataru di Pelabuhan Ketapang ini, kita sepakati langkah-langkah strategis terkait kualitas layanan, serta menjaga standar keselamatan dan keamanan dalam setiap aspek operasional,” kata Dudy.

Setiap aspek, mulai dari kelaikan kapal, kesiapan awak, hingga mitigasi potensi cuaca ekstrem diminta dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Terlebih di periode Desember-Januari merupakan puncak musim penghujan.

Dudy mengingatkan agar seluruh pihak senantiasa siaga dalam mengantisipasi berbagai potensi risiko dengan perhatian khusus pada empat aspek utama, yaitu:
Keselamatan dan keamanan pelayaran
Kesiapan infrastruktur
Keandalan operasional
Mitigasi terhadap cuaca ekstrem dan kondisi darurat lainnya

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan bahwa pemkab siap mendukung kelancaran arus Nataru baik dari Pulau Jawa menuju Bali dan NTB dan sebaliknya.

“Sebagai daerah penyangga penyeberangan, kami telah melakukan rapat koordinasi bersama Forkopimda Banyuwangi dan menyiapkan sejumlah langkah untuk mendukung kelancaran arus Nataru,” tutur Ipuk.

Ipuk menjelaskan bahwa Pemkab Banyuwangi menyiapkan buffer zone di Terminal Sritanjung dan kawasan Grand Watu Dodol untuk mengurai kepadatan, termasuk lokasi parkir truk logistik agar tidak menumpuk di jalur pantura.

“Kami juga akan menyiapkan posko layanan, fasilitas kesehatan, IGD, ambulans, serta bersinergi dengan Polresta, TNI, dan OPD terkait,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Banyuwangi memperkuat pengamanan pelintasan sebidang kereta api dengan memasang rambu dan marka tambahan, melakukan edukasi masyarakat, serta berkoordinasi dengan BMKG, BPBD, SAR, dan Pertamina terkait cuaca ekstrem dan ketersediaan BBM.

“Tentunya kami ingin memastikan masa libur Nataru bisa dinikmati dengan aman, nyaman untuk semua masyarakat,” tandasnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan