
Progres Pembangunan Markas Yonif TP 821/Satria Bupolo di Pulau Buru
Pembangunan markas Batalyon Infanteri (Yonif) TP 821/Satria Bupolo di Pulau Buru, Maluku telah mencapai tingkat progres sebesar 74,79 persen. Informasi ini disampaikan oleh Danyonif TP 821/SB Letkol Inf Zodiqul Ulum Ely dalam paparannya saat kunjungan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurutnya, pembangunan markas tersebut menjadi simbol kemanunggalan TNI dan rakyat. Ia menjelaskan bahwa prajurit bersama masyarakat setempat melakukan gotong royong dalam membangun sarana dasar serta menjalankan program ketahanan pangan. Selain itu, mereka juga terus membangun hubungan sosial yang harmonis dengan warga sekitar.
Sebanyak 80 persen personel dari satuan ini merupakan putra daerah Pulau Buru. Keberadaan mereka menjadi kekuatan sosial strategis dalam menjaga stabilitas wilayah. Mereka tidak hanya bertugas sebagai anggota militer, tetapi juga berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat lokal.
Penilaian dan Harapan Menteri Pertahanan
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengapresiasi semangat dan pengabdian prajurit Yonif TP 821/SB yang bekerja dengan dedikasi tinggi meski menghadapi berbagai keterbatasan. Ia menekankan pentingnya menjaga kesiapsiagaan satuan, meningkatkan kemampuan dasar tempur, serta memperkuat fungsi teritorial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Sjafrie menegaskan bahwa Yonif TP 821/SB harus menjadi percontohan di wilayah timur Indonesia. Satuan ini diharapkan menjadi bagian yang tangguh, profesional, dan dekat dengan rakyat. Ia juga menekankan bahwa Yonif TP 821/SB harus menjadikan Pulau Buru sebagai simbol kebangkitan dan kehormatan bangsa.
“Dulu tanah ini menyimpan kisah kelam, kini menjadi tanah pengabdian dan kebanggaan. Jadikan Pulau Buru saksi semangat juang prajurit TNI untuk Merah Putih,” pesan Menhan.
Fokus pada Kesejahteraan dan Disiplin Prajurit
Selain itu, Sjafrie juga menekankan pentingnya kesejahteraan prajurit, kebersihan dapur satuan, serta disiplin dan moralitas sebagai pilar utama kekuatan TNI. Ia menegaskan bahwa prajurit TNI adalah wajah negara di mata rakyat.
“Tunjukkan bahwa prajurit TNI adalah tentara yang tangguh, berdisiplin, dan berhati baik,” ujarnya.
Rombongan Kunjungan Kerja
Dalam rangkaian kunjungan kerja dan pembinaan satuan tersebut, Menteri Pertahanan didampingi oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kabaloghan Marsdya TNI Yusuf Jauhari, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, Aslog Kasad Mayjen TNI Adisura Firdaus Tarigan, dan Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Rafles Manurung.
Kehadiran rombongan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan satuan-satuan TNI di wilayah-wilayah terpencil seperti Pulau Buru. Melalui pembangunan markas yang terus berkembang, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan prajurit serta masyarakat sekitar.