
Kementerian UMKM Berkoordinasi dengan Bank untuk Pemetaan Usaha Terdampak Bencana
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, mengungkapkan bahwa kementerian akan berkoordinasi dengan bank-bank penyalur kredit selama sepekan ke depan. Tujuannya adalah untuk memetakan usaha yang terdampak bencana di Sumatera. Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari rencana pemerintah untuk merestrukturisasi dan menghapus kredit macet pelaku UMKM yang terkena dampak banjir.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurut Maman, terdapat dua jenis dampak yang dialami oleh pelaku UMKM, yaitu secara permanen dan semi-permanen. “Contohnya, ada UMKM yang terdampak secara permanen karena rumahnya hancur atau tempat usahanya rusak parah. Hal ini harus kami pertimbangkan dan langkah-langkahnya akan kami rumuskan,” ujarnya kepada media di Hotel Raffles, Jakarta, Senin, 8 Desember 2025.
Saat ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih fokus dalam menangani bencana di Sumatera. Sementara itu, Kementerian UMKM akan melakukan intervensi di bidang pemulihan ekonomi pasca bencana. Meski begitu, Maman belum dapat memberikan jumlah pasti UMKM atau nilai utang yang akan dihapus. Hal ini disebabkan oleh masih berlangsungnya proses pendataan. “Jumlah korban terus bertambah, jadi kami perlu melakukan pemetaan terlebih dahulu,” tambahnya.
Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana
Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Perekonomian, menyatakan bahwa pemerintah akan merestrukturisasi dan menghapus kredit macet pelaku UMKM di wilayah terdampak banjir Sumatera. “Regulasinya sudah ada dan bisa berlaku otomatis,” kata Airlangga di Jakarta, Kamis, 4 Desember 2025.
Dalam hal perekonomian wilayah, politikus Golkar ini memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi di daerah terdampak banjir akan mengalami penurunan. Namun, Airlangga menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah lain agar dapat mencapai target pertumbuhan maksimum sebesar 5,6 persen.
Langkah-Langkah yang Diperlukan
Beberapa langkah penting yang akan diambil oleh pemerintah antara lain:
- Pemetaan dan Pendataan: Proses pemetaan usaha yang terdampak dilakukan untuk menentukan prioritas bantuan.
- Restrukturisasi Kredit: Pelaku UMKM akan diberikan kesempatan untuk merestrukturisasi kredit mereka.
- Pemulihan Ekonomi: Fokus pada pemulihan ekonomi melalui program bantuan dan dukungan finansial.
- Koordinasi dengan Bank: Kementerian akan bekerja sama dengan bank-bank penyalur kredit untuk memastikan kebijakan dapat diterapkan secara efektif.
Tantangan dan Harapan
Bencana banjir di Sumatera telah menyebabkan kerugian besar bagi pelaku UMKM. Dari segi ekonomi, daerah yang terdampak menghadapi tantangan signifikan. Namun, pemerintah tetap optimis bahwa dengan koordinasi yang baik dan langkah-langkah yang tepat, kondisi ekonomi dapat pulih.
Selain itu, pemerintah juga berharap bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga mampu memberikan dampak jangka panjang bagi para pelaku usaha kecil dan menengah.
Alfitria Nefi Pratiwi berkontribusi dalam penulisan artikel ini.