Menteri Wihaji dan Gubernur Ansar Kunjungi Warga Berikan Program Makanan Gratis

admin.aiotrade 24 Okt 2025 4 menit 35x dilihat
Menteri Wihaji dan Gubernur Ansar Kunjungi Warga Berikan Program Makanan Gratis
Menteri Wihaji dan Gubernur Ansar Kunjungi Warga Berikan Program Makanan Gratis

Kunjungan Menteri dan Gubernur ke SPPG Basuki Rahmat

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia, H. Wihaji, bersama Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Basuki Rahmat, Tanjungpinang, pada Kamis (23/10/2025).

Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah pusat untuk memastikan program prioritas nasional yang bertujuan memberikan makanan bergizi kepada kelompok B3 (Bumil, Busui, dan Balita Non-PAUD) berjalan efektif dan tepat sasaran di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah kepulauan seperti Kepri.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Kunjungan ini merupakan bagian dari tugas saya dari Pak Presiden untuk mendata, mendistribusikan, serta mengevaluasi pelaksanaan SPPG bagi penerima kelompok B3,” ujar Menteri Wihaji dalam kesempatan tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Wihaji menekankan pentingnya menjaga standar kebersihan dan ketepatan distribusi. Ia menyampaikan bahwa fasilitas di SPPG Basuki Rahmat sudah cukup baik dan higienis.

“Yang paling utama adalah kebersihan dan ketepatan sasaran. Dari hasil tinjauan, saya lihat fasilitas di sini sudah baik dan higienis,” katanya.

SPPG Basuki Rahmat diketahui melayani 198 penerima manfaat program MBG. Selama dua bulan ke depan, bantuan makanan bergizi akan disalurkan langsung oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan kader posyandu ke rumah masing-masing penerima.

Menurut Wihaji, program ini dirancang untuk memperkuat gizi keluarga, terutama pada fase 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang sangat menentukan tumbuh kembang anak.

“Pemberian makanan bergizi ini bertujuan mencegah stunting sejak dini dan memastikan ibu serta anak mendapatkan asupan gizi seimbang,” jelasnya.

Ia juga menegaskan agar penyaluran program dilakukan secara tepat sasaran.

“Kita harus pastikan yang menerima tepat sasaran. Jangan sampai bantuan ini dikonsumsi oleh yang bukan penerimanya,” tegas Wihaji.

Lebih lanjut, Menteri Wihaji menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan program Dasyat (Dapurnya Anak Sehat) untuk menjangkau masyarakat di wilayah terluar.

“Sasaran nasional untuk kelompok B3 saat ini sekitar 31 ribu penerima. Ke depan, cakupan program akan terus diperluas hingga ke daerah-daerah terpencil,” tambahnya.

Komitmen Pemerintah Daerah

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menegaskan komitmen Pemprov Kepri dalam mendukung pelaksanaan MBG di daerah. Hingga Oktober 2025, penyaluran MBG di Kepri telah mencapai 63 persen, dengan 89 SPPG aktif tersebar di seluruh wilayah.

“Kami berkomitmen memastikan seluruh masyarakat, termasuk di pulau-pulau kecil dan daerah terluar, dapat merasakan manfaat program ini. MBG adalah upaya nyata pemerintah dalam menyiapkan generasi yang sehat dan produktif,” ujar Ansar.

Usai meninjau fasilitas SPPG, Menteri Wihaji dan Gubernur Ansar melanjutkan kegiatan dengan blusukan menggunakan sepeda motor menuju rumah dua penerima manfaat — Ibu Desi (Bumil) dan Ibu Sri (Busui) di kawasan Jalan Hutan Lindung, Tanjungpinang.

Keduanya menyalurkan langsung paket makanan bergizi, menegaskan bahwa program MBG bukan sekadar data dan angka, tetapi wujud nyata perhatian pemerintah hingga ke rumah warga.

Peran SPPG dalam Penyediaan Gizi

Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) memiliki peran penting dalam memastikan penerima manfaat program MBG mendapatkan layanan yang optimal. Setiap SPPG dikelola dengan sistem yang terstruktur, sehingga mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara efektif.

  • Fasilitas SPPG dirancang untuk memenuhi standar kesehatan dan kebersihan
  • Penyaluran makanan bergizi dilakukan secara langsung ke rumah penerima
  • Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan kader posyandu berperan dalam distribusi dan pengawasan

Selain itu, SPPG juga menjadi tempat edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, terutama untuk kelompok B3. Dengan pendekatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan kesehatan dan nutrisi yang dibutuhkan.

Tantangan dan Harapan

Meskipun program MBG telah berjalan cukup baik, masih ada tantangan yang perlu diatasi, seperti akses ke daerah terpencil dan pengelolaan logistik. Namun, dengan komitmen pemerintah dan dukungan dari berbagai pihak, harapan besar terhadap program ini tetap tinggi.

Program MBG tidak hanya menjadi bentuk bantuan sosial, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok rentan. Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan program ini bisa berkontribusi signifikan dalam mengurangi stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan