Mesin Mati Tenggelam Banjir, Apakah Busi Harus Diganti?

admin.aiotrade 25 Okt 2025 3 menit 17x dilihat
Mesin Mati Tenggelam Banjir, Apakah Busi Harus Diganti?

Motor Terendam Banjir, Apakah Busi Harus Diganti?

Curah hujan yang tinggi di berbagai daerah menyebabkan banjir yang sering kali mengancam kendaraan bermotor. Bagi pemilik motor, kejadian ini bisa menjadi momok yang menakutkan, terutama jika motor terendam air hingga mesinnya mogok atau mati total.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah busi motor yang terkena banjir harus diganti baru? Jawaban dari pertanyaan ini penting untuk diketahui agar pengguna motor dapat segera melakukan tindakan yang tepat dan menghindari kerusakan lebih lanjut pada kendaraannya.

Setelah banjir surut, jangan biarkan motor dalam keadaan diam. Segera lakukan pengeringan pada beberapa komponen penting, termasuk busi. Hal ini juga berlaku untuk motor yang mogok akibat terobos banjir. Menurut Diko Octaviano, ATS & Product Development Assistant Manager PT Nittera Mobility Indonesia, pabrikan busi NGK, jika ada kasus motor mati setelah terobos banjir, sebaiknya busi ikut diganti.

Menurut Diko, air dari banjir dapat merusak komponen busi. "Soalnya nanti sisa air yang menempel (di busi) berpotensi menjadi karat," ujarnya. Karat yang terbentuk dari sisa air tersebut akan merusak ulir busi. Termasuk yang ada di busi maupun di head silinder.

"Ketika masuk waktunya ganti busi, bisa keras susah dibuka karena ulir busi karat," tambah Diko. Selain itu, performa busi yang sudah terendam banjir juga tidak maksimal. Karena busi merupakan komponen kelistrikan, jika terendam air, busi bisa mati atau bahkan mengalami korslet.

Penyebab Kerusakan Busi Akibat Banjir

Berikut adalah beberapa alasan mengapa busi motor yang terendam banjir perlu segera diganti:

  • Karat pada ulir busi: Air banjir dapat menyebabkan karat pada bagian ulir busi, sehingga membuatnya sulit dilepas saat ingin diganti.
  • Kerusakan komponen kelistrikan: Busi yang terendam air berisiko mengalami korslet atau mati total, yang bisa memengaruhi kinerja mesin.
  • Pengaruh pada performa mesin: Busi yang rusak akibat banjir dapat mengurangi efisiensi pembakaran dan berdampak pada kinerja mesin secara keseluruhan.

Tips Menghadapi Motor Terendam Banjir

Jika motor terendam banjir, segera lakukan langkah-langkah berikut:

  • Jangan dinyalakan: Jangan mencoba menyalakan mesin motor yang terendam air, karena bisa menyebabkan kerusakan lebih parah.
  • Buka tutup mesin: Buka tutup mesin untuk memastikan tidak ada air yang tersisa di dalamnya.
  • Keringkan komponen: Gunakan kain atau alat pengering untuk menghilangkan sisa air pada komponen-komponen penting seperti busi, karburator, dan lainnya.
  • Ganti oli dan filter: Pastikan oli mesin dan filter udara juga diganti jika terkena air.

Dengan melakukan langkah-langkah di atas, Anda bisa mengurangi risiko kerusakan permanen pada motor akibat banjir. Namun, jika busi sudah terkena air, sebaiknya segera diganti dengan yang baru untuk memastikan performa mesin tetap optimal.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan