Mesin Terendam Banjir, Apakah Busi Harus Diganti?

admin.aiotrade 25 Okt 2025 2 menit 14x dilihat
Mesin Terendam Banjir, Apakah Busi Harus Diganti?


Motor yang terendam banjir sering kali mengalami kerusakan yang tidak bisa diabaikan. Terutama bagi pemilik kendaraan bermotor, kejadian ini bisa menjadi momok menakutkan. Salah satu komponen yang sering dipertanyakan adalah busi. Apakah busi motor yang kena banjir harus diganti baru? Berikut penjelasannya.

Penyebab Motor Mogok Akibat Banjir

Curah hujan yang tinggi di berbagai daerah menyebabkan banjir yang mengancam keselamatan dan kondisi kendaraan. Saat banjir melanda, banyak pemilik motor merasa khawatir karena mesin kendaraan bisa mogok atau bahkan mati total. Hal ini terjadi karena air dapat masuk ke bagian dalam mesin, termasuk komponen-komponen penting seperti busi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Setelah banjir surut, jangan biarkan motor dalam keadaan diam. Segera lakukan pemeriksaan dan pengeringan pada beberapa komponen penting, termasuk busi. Langkah ini sangat penting untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada kendaraan.

Busi yang Terendam Air: Benarkah Harus Diganti?

Ada anggapan bahwa busi yang terkena air dari banjir harus diganti dengan yang baru. Menurut Diko Octaviano, ATS & Product Development Assistant Manager PT Nittera Mobility Indonesia, pabrikan busi NGK, hal ini benar. Ia menjelaskan bahwa air dari banjir dapat merusak komponen busi.

"Kalau sudah ada kasus motor mati setelah terobos banjir, sebaiknya busi ikut diganti," ujarnya. Menurut Diko, sisa air yang menempel pada busi berpotensi menjadi karat. Karat tersebut dapat merusak ulir busi dan juga head silinder.

"Nanti ketika waktunya ganti busi, bisa susah dibuka karena ulir busi karat," tambahnya. Selain itu, performa busi yang terendam banjir juga tidak maksimal. Karena busi merupakan komponen kelistrikan, jika terendam air, busi bisa mengalami korsleting atau bahkan mati.

Tips Perawatan Setelah Motor Terendam Banjir

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan setelah motor terendam banjir:

  • Lakukan pengeringan segera: Setelah banjir surut, segera keringkan komponen-komponen penting seperti busi, kabel, dan sistem elektronik.
  • Periksa kondisi busi: Jika busi terlihat basah atau ada tanda-tanda karat, sebaiknya segera diganti.
  • Cek sistem elektronik: Pastikan semua kabel dan komponen elektronik tidak terganggu oleh air.
  • Bawa ke bengkel profesional: Jika tidak yakin dengan kondisi kendaraan, sebaiknya bawa ke bengkel untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kesimpulan

Motor yang terendam banjir membutuhkan perawatan khusus agar tidak mengalami kerusakan permanen. Salah satu komponen yang perlu diperhatikan adalah busi. Jika busi terkena air dari banjir, sebaiknya diganti dengan yang baru untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Dengan melakukan perawatan yang tepat, motor bisa kembali berfungsi optimal dan aman digunakan.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan