Min Hee Jin Tegaskan Penyangkalan Terhadap Tuduhan Source Music tentang Debut NewJeans dan Pencemara

admin.aiotrade 09 Nov 2025 4 menit 17x dilihat
Min Hee Jin Tegaskan Penyangkalan Terhadap Tuduhan Source Music tentang Debut NewJeans dan Pencemara

Perselisihan antara Min Hee Jin dan Source Music

Sidang keempat terkait gugatan perdata yang diajukan oleh Source Music terhadap mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, kembali menjadi sorotan. Pengadilan Distrik Barat Seoul, Divisi Sipil ke-12, menggelar sidang pada Jumat (7/11) untuk membahas dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Min Hee Jin.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Source Music menuntut ganti rugi sebesar 500 juta KRW atau sekitar Rp 5,7 miliar atas pernyataan Min Hee Jin dalam konferensi pers tahun lalu. Dalam pernyataannya, Min Hee Jin menyatakan bahwa dirinya yang memilih anggota NewJeans dan bahwa janji untuk mendebutkan mereka sebagai girl group pertama HYBE tidak pernah ditepati.

Pihak Source Music menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak benar dan merugikan reputasi perusahaan. Mereka menekankan bahwa proses perekrutan anggota NewJeans dilakukan oleh pihaknya sendiri, serta membantah adanya janji debut yang disebutkan oleh Min Hee Jin.

Tim hukum Min Hee Jin memberikan pembelaan dengan menekankan bahwa konteks dari pernyataan klien mereka harus dipahami secara menyeluruh. Sejak Juli 2019, HYBE dan pendirinya, Bang Si Hyuk, telah secara terbuka memperkenalkan Min Hee Jin sebagai sosok yang memimpin proyek girl group pertama HYBE.

Berdasarkan pemberitaan media kala itu, para trainee yang tergabung dalam proyek N-team (yang kemudian menjadi NewJeans) juga bergabung dengan pemahaman bahwa mereka akan debut sebagai girl group pertama di bawah naungan HYBE. "Bahkan dalam laporan internal milik pihak penggugat sendiri, hal ini sudah tercatat," jelas pihak Min.

Lebih lanjut, mereka menyatakan bahwa keterlambatan debut NewJeans terjadi karena HYBE gagal menyediakan konsep musik yang telah dijanjikan. Keputusan perusahaan untuk lebih dulu mendebutkan S-team dianggap sebagai pelanggaran terhadap komitmen yang telah disepakati sebelumnya. "Permasalahan ini berawal dari kegagalan Ketua Bang dalam menepati janjinya," ungkap pernyataan tim hukum Min Hee Jin.

Terkait tuduhan "pengambilalihan hak manajemen", tim Min Hee Jin juga membantah keras bahwa pihak mereka yang memicu tuduhan plagiarisme antara NewJeans dan ILLIT. Mereka menegaskan bahwa isu itu muncul secara alami dari publik, kritikus musik, serta jurnalis, bukan berasal dari pihak Min Hee Jin atau ADOR.

Saat Min Hee Jin mengirimkan email internal sebagai bentuk laporan dari orang tua para anggota NewJeans yang menyampaikan kekhawatiran mereka, tindakannya justru disalahartikan sebagai upaya mengambil alih kendali manajemen.

Dalam perdebatan mengenai siapa yang sebenarnya melakukan proses perekrutan anggota NewJeans, tim hukum Min Hee Jin menyoroti perbedaan makna dari istilah "casting" yang digunakan Source Music. Mereka menjelaskan bahwa "casting" dalam konteks ini tidak hanya berarti menemukan trainee di jalan atau menandatangani kontrak, melainkan juga mencakup peran kreatif Min Hee Jin dalam memilih kandidat terbaik, menentukan posisi mereka di grup, serta membangun konsep dan arah branding untuk proyek girl group baru tersebut.

Selain itu, tim hukum Min Hee Jin juga menanggapi tuduhan bahwa Source Music telah menelantarkan NewJeans. Mereka menjelaskan bahwa pernyataan mengenai penelantaran itu bukan berasal langsung dari Min Hee Jin, melainkan dari para orang tua anggota grup. Namun demikian, mereka menegaskan bahwa kenyataannya NewJeans memang tidak mendapat perkembangan atau pembaruan kegiatan selama lebih dari enam bulan, kondisi yang dapat dikategorikan sebagai bentuk kelalaian dari pihak manajemen.

Sementara itu, terkait tuduhan bahwa Min Hee Jin pernah menyebut Source Music sebagai "preman yang menjual trainee," pihaknya memberikan klarifikasi bahwa pernyataan tersebut telah disalahartikan. "Mengatakan 'Apakah kamu preman?' berbeda artinya dengan menyatakan 'Kamu preman'," jelas tim hukum Min Hee Jin. Mereka menambahkan bahwa pernyataan Min Hee Jin saat itu tidak bermaksud menghina, melainkan mengkritik kebijakan Source Music yang sebelumnya menolak pemindahan trainee serta sempat meminta saham ADOR sebagai kompensasi.

Menutup pernyataannya, tim hukum Min Hee Jin menegaskan kembali bahwa baik Bang Si Hyuk maupun Source Music tidak melakukan upaya yang cukup untuk memastikan debut NewJeans berlangsung sesuai rencana. Mereka juga menanggapi bukti pesan yang dikirimkan Min Hee Jin, "Aku juga ingin pergi terakhir. Tokoh utama datang paling akhir," dengan menjelaskan bahwa pesan tersebut bukan bentuk persetujuan terhadap keputusan debut S-team lebih dulu, melainkan ungkapan kekecewaan setelah diberitahu oleh CEO Park Ji Won mengenai keputusan tersebut.

Dengan pernyataan yang tegas dan detail dari pihak Min Hee Jin, sidang ini semakin menunjukkan kompleksitas hubungan antara mantan CEO ADOR dan HYBE serta Source Music. Kasus ini pun terus menarik perhatian publik dan penggemar K-pop yang mengikuti dinamika di balik layar industri musik Korea, terutama terkait perjalanan dan debut grup fenomenal NewJeans.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan