
Penyesalan Nessie Judge atas Tindakan yang Menyakiti Banyak Orang
Nessie Judge, seorang konten kreator terkenal, kembali menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya menampilkan foto Junko Furuta dalam salah satu konten video bersama NCT Dream. Kali ini, ia mengunggah video di kanal YouTube resminya untuk menyampaikan penyesalan tersebut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dalam video tersebut, Nessie menjelaskan bahwa tindakannya menampilkan foto korban penculikan dan pemerkosaan paling sadis di Jepang pada dekade 1980-an itu merupakan kesalahan besar yang menyebabkan rasa sakit bagi banyak orang. Ia menyadari bahwa tindakannya tidak hanya tidak pantas, tetapi juga sangat tidak sensitif terhadap perasaan para korban dan keluarga mereka.
"Kami meluangkan waktu untuk merenung dan benar-benar memahami dampak dari apa yang terjadi baru-baru ini," ujar Nessie. "Saya tahu permintaan maaf saya sebelumnya tidak sepenuhnya mengatasi kerugian yang ditimbulkan."
Ia menekankan bahwa permintaan maaf yang disampaikannya kali ini adalah tulus, bukan hanya atas tindakan dalam video-video yang dibuatnya, tetapi juga atas bagaimana ia menangani situasi setelahnya. Nessie menyadari bahwa tanggapannya sebelumnya tidak cukup untuk mengakui rasa sakit yang ditimbulkan oleh tindakannya.
Setelah mendengarkan berbagai kritikan dari netizen di Indonesia, Korea, dan Jepang, Nessie semakin menyadari bahwa tindakannya memang sangat buruk. Ia menyatakan bahwa tidak ada alasan untuk kesalahan besar ini dan sangat menyesal atas rasa sakit yang telah ia timbulkan.
"Beberapa dari Anda bertanya, 'bagaimana mungkin ini terjadi?' Dan ini terjadi karena kelalaian saya menggunakan foto korban asli dalam set bukanlah cara yang tepat untuk mengakui masalah penting, dan itu menyebabkan lebih banyak rasa sakit daripada rasa hormat," paparnya.
Nessie juga menyadari bahwa tanggapan yang diberikannya sebelumnya tidak menunjukkan kesadaran yang cukup akan rasa sakit yang ditimbulkan. Ia merasa gagal menunjukkan empati dan rasa hormat kepada para korban dan mereka yang terdampak.
"Saya juga menyadari bahwa tanggapan saya sebelumnya tidak menunjukkan cukup kesadaran akan rasa sakit yang ditimbulkannya, dan untuk itu saya sangat menyesal," ujarnya.
Sebagai bentuk penyesalan, Nessie memutuskan untuk menghapus konten video tersebut dan berjanji akan lebih berhati-hati dalam membuat konten ke depannya. Ia ingin terus belajar bagaimana bercerita dengan empati, rasa hormat, dan pengertian.
"Kepada semua orang di Jepang, kepada keluarga korban, dan kepada mereka di Indonesia yang merasa kecewa, saya menyampaikan permintaan maaf yang tulus dari lubuk hati saya," tutup Nessie Judge.