Misi Dagang NTT Torehkan Transaksi Rp1,8 T, Khofifah Dorong Sinergi Ekonomi Antardaerah

admin.aiotrade 08 Nov 2025 3 menit 11x dilihat
Misi Dagang NTT Torehkan Transaksi Rp1,8 T, Khofifah Dorong Sinergi Ekonomi Antardaerah

Konektivitas Ekonomi Jawa Timur dan NTT Capai Rp1,882 Triliun

Kerja sama ekonomi antara Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat pencapaian yang sangat signifikan. Dalam gelaran Misi Dagang dan Investasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, nilai transaksi antara pelaku usaha dari kedua daerah mencapai angka fantastis yaitu sebesar Rp1,882 triliun. Angka ini menjadi rekor tertinggi dalam sejarah 46 kali pelaksanaan misi dagang Jatim di berbagai provinsi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pencapaian ini disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Forum Silaturahim dengan Masyarakat NTT asal Jawa Timur di Hotel Harper Kupang pada malam hari, Kamis (6/11). Menurutnya, kekuatan hubungan ekonomi ini tidak lepas dari harmonisasi sosial, kedekatan budaya, serta tingginya aktivitas pelaku usaha Jatim di NTT.

“Artinya, kekuatan ekonomi antara Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur ini luar biasa. Banyak pelaku usaha dari Lamongan, Madura, hingga Banyuwangi yang aktif di sini, terutama di sektor kuliner. Ini bukti simbiosis antara penjual dan pembeli. Bumbunya masyarakat Lamongan ternyata cocok dengan selera masyarakat Kupang dan NTT,” ujarnya.

Khofifah menegaskan bahwa keberhasilan misi dagang di NTT menjadi bukti kuatnya konektivitas ekonomi antarwilayah. Ia juga mendorong agar kebersamaan masyarakat Jatim di NTT terus menjadi jembatan kolaborasi yang memperluas peluang usaha dan investasi.

“Paguyuban masyarakat NTT asal Jawa Timur harus menjadi penguat dari seluruh proses pembangunan di NTT dan harus tetap guyub rukun. Karena ini memang identitas masyarakat Jawa Timur,” tegasnya.

Ia juga menambahkan pentingnya menjaga hubungan sosial yang harmonis sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi. “Kalau kami tidak pernah bertemu, sulit membangun kesepahaman. Dari mutual understanding akan tumbuh respect, dan dari situ lahir trust. Kalau kita saling percaya, tidak mudah orang memecah belah kita. Dari sinilah guyub rukun tumbuh,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Jatim menilai social capital masyarakat perantauan, pelaku usaha lokal, serta komunitas lintas agama di NTT menjadi kekuatan yang memperlancar pertumbuhan ekonomi dan kerja sama perdagangan. “Kami memiliki social capital yang luar biasa. Ini kesempatan mempertemukan pikiran dan membangun kesepahaman bersama,” jelasnya.

Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma turut memberikan apresiasi atas kontribusi pelaku usaha dan masyarakat Jatim yang memperkuat perekonomian daerahnya. “Persaudaraan ini merajut kebersamaan dan keharmonisan. Masyarakat asal Jatim di NTT menjadi motivator bagi masyarakat lokal untuk terus bergerak maju,” katanya.

Menurutnya, keharmonisan dan toleransi yang terjalin antara warga NTT dan Jatim menjadi bagian dari identitas NTT sebagai “Nusa Terindah Toleransi”.

Pada kesempatan itu, Gubernur Khofifah menyerahkan bantuan tali asih sebesar Rp50 juta kepada Paguyuban Masyarakat NTT asal Jatim sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi warga perantauan.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan