Mobil Mild Hybrid Suzuki dengan Baterai Tambahan, Ini Kekurangannya

admin.aiotrade 24 Agu 2025 2 menit 25x dilihat
Mobil Mild Hybrid Suzuki dengan Baterai Tambahan, Ini Kekurangannya
Featured Image

Teknologi SHVS pada Mobil Suzuki dan Perawatan Baterai Tambahan

Mobil Suzuki yang dilengkapi dengan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) memiliki baterai tambahan yang berfungsi seperti baterai pada kendaraan hibrida umumnya. Namun, ukurannya lebih kecil sehingga dapat tersembunyi di bawah jok depan mobil. Hal ini memungkinkan desain interior tetap rapi tanpa mengganggu penggunaan ruang.

Lini model Suzuki yang dilengkapi komponen penyimpanan daya listrik jenis lithium-ion berkapasitas 12 Volt 10 Ah meliputi Ertiga Hybrid, XL7 Hybrid, Grand Vitara, serta model terbaru Fronx. Meskipun menggunakan sistem hibrida, perawatan kendaraan ini tidak jauh berbeda dibandingkan model biasa.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut Suwandi, seorang teknisi dari bengkel resmi Suzuki, pemeriksaan rutin bisa dilakukan dengan alat khusus bernama Suzuki Diagnostic Tool untuk memantau kinerja baterai. Ia menekankan pentingnya memperhatikan komponen baterai tambahan ini, terutama saat menyimpan barang di bawah jok atau memasang aksesori.

"Sejauh ini belum ada masalah serius dari konsumen. Hanya saja, beberapa unit pernah terendam banjir, sehingga baterai mengalami kerusakan. Namun, mobil tetap bisa digunakan," ujar Suwandi.

Salah satu hal yang sering dilakukan konsumen adalah memasang karpet dasar. Suwandi menjelaskan bahwa meskipun boleh, penambahan karpet harus diperhatikan agar tidak menutupi baterai. "Pastikan tidak ada barang yang menutup baterai karena butuh sirkulasi udara agar tidak panas. Umumnya tukang karpet sudah tahu posisi baterai dan membuat potongan khusus," tambahnya.

Suwandi juga menyarankan untuk tidak melakukan modifikasi sendiri pada komponen baterai. Risiko tegangan arus listrik dan kesalahan penanganan bisa berdampak pada komponen lainnya. Meski baterai lithium-ion dikatakan bebas perawatan (maintenance free), ia tetap bisa mengalami pengosongan daya secara bertahap. Untuk itu, disarankan menggunakan kendaraan setidaknya sekali dalam sebulan.

Jika baterai sepenuhnya habis, maka tidak bisa diisi ulang dan harus diganti. Pabrikan memberikan garansi baterai lithium-ion selama 8 tahun atau 160 ribu kilometer, mana yang tercapai lebih dulu.

Komponen Utama Teknologi SHVS

Baterai tambahan merupakan salah satu dari tiga komponen utama dalam teknologi SHVS. Komponen lainnya adalah mesin K15C berkapasitas 1.500 cc dan Integrated Starter Generator (ISG). ISG berfungsi sebagai generator listrik kecil yang menggantikan motor starter dan alternator tradisional.

ISG mendapat energi dari baterai dan memberikan power assist ke mesin selama beberapa detik. Fungsinya adalah membantu putaran mesin, bukan roda. Karena tidak tersambung ke sistem penggerak, tidak ada sensasi akselerasi instan seperti pada mobil listrik murni. Namun, manfaatnya adalah mengurangi beban mesin, sehingga meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan