
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana untuk memiliki mobil nasional dalam beberapa tahun ke depan. Pernyataan ini disampaikannya saat berbicara dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada 20 Oktober 2025.
Sejak dilantik sebagai kepala negara pada Oktober tahun lalu, Prabowo sering menggunakan mobil buatan dalam negeri dari produsen PT Pindad, yaitu Maung. Menurutnya, alasan memakai kendaraan Maung adalah bentuk penghormatan dan rasa bangga terhadap produksi Tanah Air.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Saya suka warnanya cerah, begitu,” ujar Ketua Umum Partai Gerindra tersebut saat ditanya alasan menyukai kendaraan berwarna putih itu.
Tidak hanya digunakan oleh dirinya, Prabowo juga berencana agar para pejabat negara baik di kabinet maupun pemerintahan daerah dapat memakai kendaraan Maung ini di masa mendatang. Berikut sederet fakta mengenai program mobil nasional di era pemerintahan Prabowo Subianto.
1. Target Tiga Tahun Mendatang Memiliki Mobil Nasional
Presiden Prabowo Subianto menargetkan program mobil nasional ini selesai dalam masa pemerintahannya. Ia menyatakan bahwa dalam tiga tahun mendatang, Indonesia akan memiliki mobil dalam negeri.
Ia menjelaskan telah mengalokasikan dana untuk merealisasikan program ini. Termasuk lahan yang akan dibangun pabrik untuk memproduksi mobil nasional tersebut.
"Sedang bekerja sekarang tim. Kami sudah menghasilkan jip buatan Indonesia," kata Prabowo dalam sidang kabinet pada Senin, 20 Oktober lalu.
2. Diusulkan Masuk Proyek Strategis Nasional
Kementerian Perindustrian mengusulkan agar program mobil nasional ini masuk dalam proyek strategis nasional atau PSN. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, usulan ini sudah ia tanda tangani dan ditujukan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas.
"Jika sudah dijadikan PSN, saya kira nanti realisasinya akan lebih cepat," kata Agus pada Senin, 20 Oktober 2025.
Dia menegaskan bahwa pengusulan program mobil nasional masuk dalam PSN perlu diperjuangkan. Politikus Partai Golkar ini menyatakan skema produksi dan pabriknya akan disiapkan setelahnya.
3. Klaim Sudah Ada Merek untuk Program Mobil Nasional
Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa kementeriannya telah berbicara dengan sejumlah perusahaan untuk membahas program mobil nasional sesuai instruksi presiden. Agus menyatakan bahwa industri dalam negeri telah siap menyambut proyek mobil nasional di era Prabowo ini.
Menurut dia, merek untuk mobil nasional juga sudah ia kantongi. "Saya juga sudah berbicara dengan perusahaan. Mereknya sudah ada, dan perusahaannya juga saya sudah ketemu," kata Agus mengutip Antara, Kamis, 23 Oktober 2025.
Eka Yudha Saputra berkontribusi dalam penulisan artikel ini.