
Kecelakaan Tunggal di Overpass Manahan, Solo
Pada malam hari Senin (20/10/2025), terjadi kecelakaan tunggal di Overpass Manahan, Jalan Doktor Moewardi, Kelurahan Mangkubumen, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah. Peristiwa ini melibatkan sebuah mobil yang mengalami kerusakan parah setelah menabrak pembatas jalan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Mobil dengan plat nomor B 1270 PYY dikemudikan oleh FKH (31), seorang warga Kabupaten Boyolali. Saat itu, kendaraan tersebut melaju dari arah Jalan Slamet Riyadi, Purwosari menuju Manahan. Dalam perjalanan, mobil tiba-tiba oleng ke kiri dan menabrak pembatas jalan.
Menurut Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polresta Solo, Ipda Yuli Nurus Yani, kecelakaan terjadi karena pengemudi mengantuk. “Pengemudi mengantuk sehingga mobil oleng dan mengenai pembatas jalan. Ia bermaksud berputar ke arah Purwosari,” ujar Ipda Yuli saat dikonfirmasi pada Selasa (21/10/2025) pagi.
Akibat tabrakan tersebut, bagian bumper depan mobil berwarna hitam mengalami kerusakan cukup parah dan sempat tersangkut di pembatas jalan. Proses evakuasi dilakukan dengan bantuan mobil derek milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo. Petugas Satlantas Polresta Solo juga turut mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar selama proses evakuasi berlangsung.
“Untuk sementara mobil kita amankan di Kantor Satlantas karena ada beberapa fasilitas umum yang mengalami kerusakan,” jelas Ipda Yuli.
Sementara itu, pengemudi telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian dan dalam kondisi sadar. “Alhamdulillah tidak ada luka serius, jadi kerugian hanya bersifat material,” ujarnya.
Ipda Yuli juga memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para pengemudi, untuk selalu memperhatikan kondisi tubuh sebelum berkendara agar tidak mengantuk di jalan. “Kami mengimbau agar pengendara beristirahat cukup sebelum bepergian dan selalu waspada,” pesannya.
Pihak kepolisian berharap kejadian serupa tidak terulang dan masyarakat dapat lebih disiplin serta berhati-hati saat berkendara di Kota Bengawan. Dengan kesadaran dan kewaspadaan yang tinggi, diharapkan kecelakaan seperti ini dapat diminimalisir.
Penyebab dan Tindakan Lanjutan
Kejadian ini menjadi peringatan bagi para pengemudi untuk selalu menjaga kesehatan dan kesiapan fisik sebelum melakukan perjalanan. Mengantuk saat berkendara bisa menyebabkan kecelakaan yang berpotensi membahayakan nyawa. Oleh karena itu, penting bagi setiap pengemudi untuk memastikan diri dalam kondisi prima sebelum mengemudi.
Selain itu, pihak kepolisian juga akan terus meningkatkan pengawasan dan sosialisasi tentang keselamatan berkendara. Hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan.
Langkah Preventif yang Dapat Dilakukan
- Pengemudi harus memastikan istirahat cukup sebelum melakukan perjalanan, terutama jika akan berkendara dalam waktu yang lama.
- Membawa minuman atau camilan ringan untuk menjaga energi selama perjalanan.
- Menghindari mengemudi dalam keadaan lelah atau kurang tidur.
- Melakukan pemeriksaan kendaraan secara berkala untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik.
- Mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.
Dengan langkah-langkah preventif ini, diharapkan kecelakaan seperti yang terjadi di Overpass Manahan bisa diminimalisir dan keselamatan berkendara semakin terjaga.