PT Adhi Karya Tbk (ADHI) baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berlangsung pada hari Selasa, 16 Desember. Acara ini menjadi momen penting dalam perubahan struktur kepemimpinan dan pengelolaan perusahaan konstruksi ternama di Indonesia.
Salah satu keputusan utama dalam RUPSLB adalah pengangkatan Moeharmein Zein Chaniago sebagai Direktur Utama Adhi Karya. Ia menggantikan Entus Asnawi Mukhson yang sebelumnya menjabat posisi tersebut. Selain itu, Amelia Tetriana juga ditetapkan sebagai anggota jajaran komisaris, memberikan perubahan baru dalam susunan dewan pengawas perusahaan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Selain perubahan jabatan, rapat juga menyetujui revisi Anggaran Dasar Perseroan. Perubahan ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang terakhir diubah melalui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025. Beberapa poin penting dalam revisi antara lain:
- Penyesuaian pengelolaan operasional BUMN oleh Holding Operasional sesuai ketentuan Pasal 3AK ayat (2) UU BUMN.
- Perubahan ketentuan Anggaran Dasar lainnya guna menyesuaikan dengan regulasi UU BUMN dan peraturan yang berlaku.
- Perubahan tempat kedudukan Perseroan dari Jakarta Selatan ke Jakarta Timur.
Pada agenda kedua RUPSLB, pemegang saham juga menyepakati pendelegasian kewenangan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2026, termasuk perubahan-perubahan yang mungkin terjadi di masa mendatang.
Menurut Sekretaris Perusahaan ADHI, Rozi Sparta, semua keputusan yang diambil dalam RUPSLB merupakan langkah strategis untuk memastikan tata kelola perusahaan tetap selaras dengan perubahan regulasi dan mendukung kelancaran eksekusi strategi bisnis ke depan.
Susunan pengurus Adhi Karya setelah RUPSLB adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris * Komisaris Utama: Dody Usodo Hargosuseno * Komisaris Independen: R. Erwin M. Singajuru * Komisaris: Bob Arthur Lombogia * Komisaris: Rustam Sofyan Sirait * Komisaris Independen: Elan Suherlan * Komisaris: Amelia Tetriana
Jajaran Direksi * Direktur Utama: Moeharmein Z.C * Direktur Human Capital dan Legal: Ki Syahgolang Permata * Direktur Keuangan: Bani Iqbal * Direktur Manajemen Risiko dan Kesisteman: Yan Arianto * Direktur Operasi I: Alloysius Suko Widigdo * Direktur Operasi II: Harimawan * Direktur Operasi II: Vera Kirana
Perubahan struktur ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan perusahaan, serta memperkuat posisi Adhi Karya sebagai salah satu pelaku utama dalam industri konstruksi nasional.