Momentum Hari Pangan Sedunia 2025, UM Kuningan Bangkitkan Semangat: Pangan Lebih Baik, Masa Depan Ce

admin.aiotrade 19 Okt 2025 4 menit 29x dilihat
Momentum Hari Pangan Sedunia 2025, UM Kuningan Bangkitkan Semangat: Pangan Lebih Baik, Masa Depan Ce
Momentum Hari Pangan Sedunia 2025, UM Kuningan Bangkitkan Semangat: Pangan Lebih Baik, Masa Depan Cerah

Peran Universitas Muhammadiyah Kuningan dalam Membangun Sistem Pangan Berkelanjutan

PR KUNINGAN —
Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) menunjukkan kepeduliannya terhadap isu global dengan turut memperingati Hari Pangan Sedunia 2025 yang mengusung tema internasional "Hand in Hand for Better Foods and a Better Future." Melalui berbagai aktivitas akademik dan sosial, kampus ini menegaskan komitmennya dalam membangun sistem pangan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Rektor UM Kuningan, Dr. apt. Wawang Anwarudin, M.Sc., menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam merespons tantangan pangan global. Menurutnya, kampus bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga wadah untuk menciptakan solusi nyata bagi keberlanjutan pangan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Lewat riset, pendidikan, dan pengabdian masyarakat, universitas harus hadir sebagai agen perubahan. Kesadaran untuk menghargai pangan harus ditanamkan sejak bangku kuliah—karena menghargai pangan berarti menghargai kehidupan," ungkapnya, Sabtu 18 Oktober 2025.

Hari Pangan Sedunia menjadi pengingat bahwa akses terhadap pangan yang bergizi dan aman adalah hak fundamental setiap individu. Di balik keberadaan bahan pangan di meja makan, tersimpan perjuangan panjang para petani dan pelaku agrikultur yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

UM Kuningan mengajak seluruh civitas academica untuk ambil bagian dalam upaya menjaga ketahanan pangan lokal. Langkah-langkah konkret seperti mengurangi limbah makanan, menerapkan pola konsumsi yang lebih bijak, serta mendukung produk pertanian lokal menjadi fokus gerakan ini.

“Mari kita jaga ketahanan pangan, hargai para petani, dan ubah pola konsumsi menuju masa depan yang lebih sehat. Bersama, kita bisa wujudkan pangan yang lebih baik untuk masa depan yang lebih cerah,” tambah Wawang.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, UM Kuningan terus meneguhkan diri sebagai kampus yang peduli terhadap isu-isu strategis, termasuk pembangunan sistem pangan nasional yang tangguh dan berkelanjutan.

Aktivitas Akademik dan Sosial dalam Memperingati Hari Pangan Sedunia

Sebagai bentuk partisipasi dalam peringatan Hari Pangan Sedunia, UM Kuningan menyelenggarakan berbagai kegiatan akademik dan sosial. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Seminar dan diskusi panel tentang pentingnya pangan berkelanjutan
  • Workshop praktis tentang pengurangan limbah makanan dan pengelolaan sumber daya pangan
  • Pameran produk pertanian lokal dan edukasi tentang manfaat konsumsi lokal

Selain itu, kampus juga mengadakan program pengabdian masyarakat yang melibatkan mahasiswa dalam kegiatan seperti penanaman tanaman pangan dan pemberdayaan petani.

Inisiatif Mahasiswa dalam Mendukung Ketahanan Pangan

Mahasiswa UM Kuningan juga aktif dalam berbagai inisiatif yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pangan. Beberapa contohnya adalah:

  • Pembuatan video edukasi tentang cara mengolah makanan secara efisien dan mengurangi pemborosan
  • Pelaksanaan kegiatan gotong-royong bersih-bersih lingkungan sekolah dan daerah sekitar
  • Penggalangan dana untuk membantu para petani yang terkena dampak cuaca ekstrem atau harga yang tidak stabil

Pentingnya Kolaborasi dalam Menciptakan Solusi

Kolaborasi antara universitas, pemerintah, dan masyarakat sangat diperlukan dalam menciptakan solusi untuk masalah pangan. UM Kuningan telah menjalin kerja sama dengan berbagai organisasi dan instansi terkait untuk memperkuat upaya ini.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:

  • Kerja sama dengan dinas pertanian setempat untuk memberikan pelatihan teknis kepada petani
  • Pengembangan model pertanian berkelanjutan yang dapat diterapkan oleh masyarakat
  • Penyediaan platform informasi tentang harga pangan dan ketersediaan sumber daya

Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Meski sudah ada banyak inisiatif yang dilakukan, masih terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pangan berkelanjutan. Selain itu, perubahan iklim dan pergeseran pola konsumsi juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan.

Namun, dengan semangat kolaborasi dan inovasi, UM Kuningan yakin bahwa masalah pangan dapat diatasi. Dengan pendidikan yang tepat dan partisipasi aktif dari semua pihak, Indonesia dapat menciptakan sistem pangan yang lebih baik dan adil.

Kesimpulan

Peringatan Hari Pangan Sedunia 2025 menjadi momen penting bagi UM Kuningan untuk menunjukkan komitmen mereka dalam membangun sistem pangan yang berkelanjutan dan berkeadilan. Dengan berbagai aktivitas akademik dan sosial, kampus ini berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pangan. Dengan kolaborasi dan inovasi, UM Kuningan terus berkomitmen untuk menjadi bagian dari solusi pangan yang lebih baik untuk masa depan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan