Momentum Nataru Tingkatkan Permintaan Erajaya, Ini Rekomendasi Sahamnya

admin.aiotrade 15 Des 2025 3 menit 15x dilihat
Momentum Nataru Tingkatkan Permintaan Erajaya, Ini Rekomendasi Sahamnya


Perkembangan ERAA di Momen Nataru 2025/2026

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) diprediksi akan mengalami sentimen positif selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Hal ini didorong oleh meningkatnya aktivitas belanja konsumen, terutama dalam segmen smartphone. Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo, menyatakan bahwa momen menjelang Nataru biasanya mampu meningkatkan penjualan smartphone ERAA, khususnya pada segmen menengah hingga premium.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Peningkatan penjualan ini diperkuat oleh peluncuran model-model terbaru serta kebutuhan konsumen untuk melakukan pembaruan perangkat. Namun, Aziz juga mengungkapkan bahwa persaingan yang ketat menjadi tantangan utama bagi ERAA. Meski demikian, ia menilai bahwa top line atau pendapatan perusahaan bisa jadi tidak berdampak signifikan akibat tekanan kompetitif tersebut.

Dari sisi valuasi, Azis menilai saham ERAA saat ini berada pada level undervalue. Hal ini dapat dilihat dari rasio price to earnings (P/E) yang sudah berada di bawah rata-rata lima tahun. Dalam analisis teknikal, Azis menilai saham ERAA menarik untuk strategi perdagangan jangka pendek karena masih bergerak dalam fase sideways.

Oleh karena itu, Azis merekomendasikan strategi trading buy dengan target harga di kisaran Rp 436–Rp 440, serta area support di level Rp 402–Rp 400 per saham.

Strategi Erajaya Group dalam Menghadapi Nataru 2025/2026

Sebelumnya, Amelia Allen, Head of Legal Counsel & Corporate Affairs Erajaya Group, menyampaikan bahwa pihaknya memandang momentum akhir tahun tidak hanya sebagai puncak penjualan musiman, tetapi juga sebagai fase strategis untuk memperkuat relevansi merek, kualitas pengalaman pelanggan, serta efisiensi operasional di seluruh jaringan ritel perusahaan.

Amelia menjelaskan setidaknya ada tiga strategi utama dalam menghadapi momentum Nataru 2025/2026:

  • Penguatan kurasi produk serta kesiapan ketersediaan stok: Erajaya Group memastikan rantai pasok dan distribusi berjalan optimal agar produk dapat diakses dengan mudah di berbagai kanal dan wilayah. Pihaknya memfokuskan ketersediaan stok pada kategori yang secara historis memiliki permintaan tinggi di akhir tahun, baik untuk kebutuhan personal maupun hadiah.

  • Pengakseleran pendekatan omnichannel: ERAA menghadirkan promo akhir tahun yang relevan dan memastikan pengalaman berbelanja yang konsisten dan seamless antara kanal offline dan online. Termasuk kemudahan akses, fleksibilitas transaksi, hingga dukungan layanan purna jual yang andal di tengah meningkatnya trafik pelanggan.

  • Kesiapan operasional dan kualitas interaksi di lapangan: Tim di jaringan ritel perusahaan dipersiapkan untuk tetap memberikan layanan yang responsif, profesional, dan berorientasi pada pelanggan. Hal ini bertujuan untuk memperkuat kepercayaan pelanggan meskipun tingginya aktivitas selama periode Nataru.

Fokus pada Keberlanjutan dan Loyalitas Pelanggan

Dibandingkan periode sebelumnya, pendekatan tahun ini lebih adaptif terhadap perubahan perilaku konsumen yang semakin selektif dan berorientasi pada value. Amelia menyatakan bahwa fokus Erajaya Group tidak hanya pada mendorong volume penjualan jangka pendek, tetapi juga memastikan bahwa momentum akhir tahun ini berkontribusi pada keberlanjutan kinerja dan loyalitas pelanggan dalam jangka menengah hingga panjang.

Meskipun Amelia tidak mengungkapkan secara spesifik nilai target penjualan selama periode Nataru, pihaknya tetap memandang prospek bisnis hingga akhir tahun dengan optimisme. Keyakinan ini didukung oleh strategi ekspansi yang dijalankan secara berkelanjutan, penguatan portofolio jenama, serta kemampuan perusahaan dalam memahami dan merespons kebutuhan serta preferensi konsumen di berbagai kategori.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan