
Pengaruh Perubahan Kepemilikan Saham terhadap Harga Saham MORA
Harga saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) mengalami kenaikan signifikan pada Rabu (10/12/2025). Saham yang sebelumnya berada di level Rp 6.675 per saham, kini naik hingga mencapai Rp 14.050 per saham. Kenaikan ini mencapai angka 19,83% dalam satu hari perdagangan. Peningkatan harga saham tersebut terjadi setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut status pemantauan khusus terhadap emiten yang memiliki kode saham MORA.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Perubahan ini mulai berlaku efektif pada tanggal 10 Desember 2025. Sejak awal tahun ini, harga saham MORA telah mengalami peningkatan yang sangat pesat, yaitu sebesar 3.167,44%. Sebelumnya, pada 14 November 2025, saham MORA sempat disuspensi karena adanya kenaikan harga yang tidak wajar. Setelah itu, saham MORA kembali dibuka pada 1 Desember 2025 dengan harga Rp 6.675 per saham dan terus meningkat hingga saat ini.
Penyebab Kenaikan Harga Saham
Salah satu faktor utama yang memengaruhi kenaikan harga saham MORA adalah perubahan kepemilikan saham. Dalam keterbukaan informasi BEI pada 5 Desember 2025, MORA menyampaikan bahwa XLSmart Telecom Sejahtera (EXCL) telah melepas seluruh sahamnya. Menurut Henry R Rumopa, Sekretaris Perusahaan MORA, perubahan kepemilikan saham ini berdampak besar pada harga saham.
"Kami menyampaikan bahwa perubahan kepemilikan saham sebelumnya berubah dari 18,32% atau setara 4,33 miliar menjadi nol persen," ujar Henry dalam rilis resmi. Hal ini menunjukkan bahwa EXCL telah sepenuhnya menjual seluruh sahamnya di MORA.
Transaksi Penjualan Saham oleh EXCL
Dalam keterbukaan informasi terpisah, EXCL menjelaskan bahwa transaksi penjualan saham dilakukan pada 4 Desember 2025. Harga jual saham MORA dalam transaksi ini sebesar Rp 432 per saham. Dengan jumlah saham yang dijual sebanyak 4,33 miliar, total dana yang diperoleh EXCL mencapai Rp 1,87 triliun.
Proses penjualan saham ini menunjukkan adanya perubahan strategi kepemilikan saham di MORA. Dengan penghapusan kepemilikan EXCL, pasar kemungkinan melihat adanya peluang baru untuk investasi di saham MORA.
Perkembangan Harga Saham sepanjang Tahun
Sejak 1 Desember 2025, harga saham MORA terus mengalami kenaikan. Dari harga Rp 6.675 per saham, saham ini kini berada di posisi Rp 14.050 per saham. Kenaikan ini tidak hanya terjadi dalam satu hari, tetapi juga merupakan hasil dari tren positif yang terus berlangsung sepanjang tahun ini.
Selain itu, MORA sebelumnya mendapat cap pemantauan khusus lantaran memenuhi kriteria 10 dalam ketentuan BEI. Kriteria ini berkaitan dengan penghentian sementara perdagangan efek selama satu hari bursa akibat aktivitas perdagangan yang tidak wajar.
Kesimpulan
Kenaikan harga saham MORA yang signifikan mencerminkan adanya perubahan penting dalam struktur kepemilikan saham. Transaksi penjualan oleh EXCL memberikan dampak positif terhadap harga saham, yang sekaligus menunjukkan dinamika pasar modal yang terus berkembang. Dengan pencabutan status pemantauan khusus, MORA kembali memperkuat posisinya sebagai salah satu emiten yang menarik minat investor.