
Franco Morbidelli, murid Valentino Rossi, datang dengan semangat baru menghadapi MotoGP Malaysia 2025. Sebelumnya, pembalap dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team ini mengalami kesulitan di seri Australia. Ia hanya mampu finis di posisi ke-15, tepat di belakang rekan satu timnya, Fermin Aldeguer.
Morbidelli mengungkapkan bahwa jalannya balapan di Australia sangat menantang. Dari start yang tidak ideal, ia berusaha memperbaiki posisi secepat mungkin. Namun, hal tersebut justru menyebabkan masalah lain. Ia terlalu menekan ban motornya hingga membuat ban cepat aus. Pada putaran ke-12, ia merasa sudah kehabisan tenaga dan tidak memiliki kemampuan untuk terus melaju.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Saya mencoba mengejar pada awal balapan,” katanya.
“Tetapi, saya terlalu menekan ban motor saya.”
“Setelah 12 putaran, saya sudah tidak punya apa-apa lagi.”
“Ban motor saya benar-benar habis,” tambah Morbidelli.
Kenangan buruk di Australia segera ditinggalkan oleh Morbidelli dalam menyambut MotoGP Malaysia 2025. Balapan di sirkuit Sepang akan digelar pada 24-26 Oktober mendatang. Untuk seri ke-21 ini, Morbidelli memiliki target khusus yaitu kembali kompetitif. Ia juga memiliki kenangan bagus di Malaysia ketika masih berkompetisi di kelas Moto2. Pada musim 2016 dan 2017, ia berhasil meraih podium di sirkuit tersebut.
Namun, saat ini, Morbidelli merasa kurang nyaman dengan motor yang ia bawa. Hal ini membuatnya sulit untuk tampil maksimal. Selama pekan ini, timnya mengalami kesulitan dan terus mencari solusi agar ada peningkatan performa. Sayangnya, belum ada perubahan signifikan.
“Kami fokus pada seri Malaysia,” ujarnya.
“Target kami adalah kembali kompetitif serta berusaha semaksimal mungkin,” tambahnya.
Menarik untuk menantikan aksi Franco Morbidelli pada seri Malaysia mendatang. Apalagi, Ducati harus siap menghadapi persaingan ketat dari Aprilia yang kian kompetitif belakangan ini. Dengan pengalaman dan semangat baru, Morbidelli berharap bisa menunjukkan performa terbaiknya di sirkuit Sepang.