Mual! Pembeli Temukan Gigi Manusia di Sosis dan Dimsum, Otoritas Tiongkok Tindak Lanjuti

admin.aiotrade 24 Okt 2025 2 menit 15x dilihat
Mual! Pembeli Temukan Gigi Manusia di Sosis dan Dimsum, Otoritas Tiongkok Tindak Lanjuti

Kasus Mengejutkan: Temuan Gigi Manusia di Makanan Siap Saji di Tiongkok

Beberapa insiden mengejutkan tengah menghebohkan masyarakat Tiongkok setelah beberapa konsumen melaporkan menemukan gigi manusia di berbagai jenis makanan siap saji. Hal ini mencakup makanan seperti sosis, dimsum, dan kue dari merek terkenal. Kejadian ini memicu kekhawatiran yang luas di kalangan masyarakat dan media sosial.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Insiden Pertama di Provinsi Jilin

Pada 13 Oktober 2025, kasus pertama terjadi di Provinsi Jilin. Seorang wanita melaporkan menemukan tiga gigi palsu di dalam sosis yang dibelinya untuk anaknya dari sebuah kios kaki lima. Awalnya, penjual menyangkal adanya masalah, tetapi akhirnya meminta maaf setelah otoritas pengawas pasar turun tangan. Insiden ini menjadi perhatian utama bagi masyarakat dan pihak berwenang.

Kasus Kedua di Dongguan, Guangdong

Masih pada hari yang sama, kasus serupa terjadi di Dongguan, Guangdong. Seorang wanita melaporkan bahwa ayahnya menemukan dua gigi manusia dalam hidangan dimsum dari restoran terkenal Sanjin Soup Dumplings. Pihak restoran menyatakan bahwa semua produk berasal dari pusat produksi perusahaan, tetapi belum dapat menjelaskan asal gigi tersebut. Penyidikan resmi masih berlangsung hingga saat ini.

Insiden Ketiga di Shanghai

Kasus ketiga terjadi di Shanghai pada 14 Oktober. Seorang pelanggan menemukan gigi palsu dengan sekrup logam tertanam dalam kue jujube dan walnut yang dibelinya di gerai Sam’s Club. Toko tersebut menawarkan kompensasi sebesar 1.000 yuan (sekitar Rp 2,3 juta) sesuai Undang-Undang Keamanan Pangan Tiongkok. Namun, pelanggan menolak karena merasa sikap pihak toko tidak memuaskan dan menuntut tanggung jawab lebih jelas dari perusahaan.

Investigasi di Shanghai

Otoritas Pasar Distrik Pudong Shanghai saat ini juga tengah menyelidiki kasus tersebut. Menariknya, ini bukan pertama kalinya Sam’s Club tersandung kasus serupa. Pada tahun 2022, tiga gigi juga ditemukan dalam produk Swiss roll di gerai mereka di Xiamen, Fujian.

Spekulasi di Media Sosial

Setiap kali kasus seperti ini muncul, media sosial Tiongkok ramai oleh spekulasi liar. Beberapa warganet khawatir kemungkinan bahan makanan tercampur daging manusia, meski sebagian lainnya menduga gigi itu milik pekerja pabrik yang tak sengaja terlepas saat proses produksi.

Desakan untuk Peningkatan Pengawasan

Meskipun investigasi masih berlangsung, masyarakat mendesak pemerintah dan pelaku usaha untuk memperketat pengawasan produksi makanan agar insiden serupa tidak kembali terjadi. Salah satu warganet Tiongkok menyampaikan keheranan atas jumlah kasus yang terjadi, meskipun pabrik biasanya menggunakan mesin sinar-X untuk memeriksa makanan mereka demi mencegah insiden semacam ini.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan