Muhammadiyah Tetapkan 18 Februari 2026 sebagai Awal Ramadan 1447 H

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 16x dilihat
Muhammadiyah Tetapkan 18 Februari 2026 sebagai Awal Ramadan 1447 H
Muhammadiyah Tetapkan 18 Februari 2026 sebagai Awal Ramadan 1447 H

Penetapan Tanggal 1 Ramadan 1447 Hijriah

Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah secara resmi menetapkan bahwa tanggal 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Rabu Legi, 18 Februari 2026 M. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid, dengan memperhatikan prinsip, syarat, serta parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Hal ini tertuang dalam Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.

Perhitungan astronomis menunjukkan bahwa ijtimak jelang Ramadan terjadi pada hari Selasa, 17 Februari 2026, pukul 12:01:09 UTC. Pada saat matahari terbenam di hari tersebut, analisis menunjukkan bahwa kriteria visibilitas hilal Parameter Kalender Global (PKG) 1 belum terpenuhi di belahan bumi mana pun. Kriteria PKG 1 mensyaratkan tinggi bulan minimal 5 derajat dan elongasi minimal 8 derajat sebelum tengah malam UTC.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Meskipun demikian, penerapan KHGT dilanjutkan dengan memeriksa PKG 2. Hasil hisab menunjukkan bahwa setelah pukul 24:00 UTC, terdapat wilayah di daratan Amerika yang telah memenuhi syarat. Wilayah tersebut berada pada koordinat Lintang 56°48’49” LU dan Bujur 158°51’44” BB. Di lokasi tersebut, tinggi bulan mencapai 5°23’35” dan elongasi sebesar 8°00’11”. Sementara itu, waktu ijtimak tercatat sebelum fajar di New Zealand.

Berdasarkan prinsip kesatuan matlak global, 1 Ramadan 1447 H ditetapkan berlaku serentak di seluruh dunia pada 18 Februari 2026. Keputusan ini memberikan kepastian bagi umat Islam, khususnya warga Muhammadiyah, untuk memulai ibadah puasa.

Proses Perhitungan dan Prinsip KHGT

Perhitungan tanggal awal Ramadan menggunakan metode hisab hakiki yang dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid. Metode ini didasarkan pada prinsip-prinsip astronomis yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Dalam hal ini, KHGT menjadi acuan utama karena mengacu pada parameter yang digunakan secara global.

Adapun proses penentuan visibilitas hilal dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa faktor, seperti tinggi bulan dan elongasi. Jika kriteria PKG 1 tidak terpenuhi, maka diperiksa kriteria PKG 2 sebagai alternatif. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa keputusan tanggal Ramadan dapat diterima secara luas dan sesuai dengan standar internasional.

Pentingnya Kesatuan Matlak Global

Kesatuan matlak global menjadi salah satu prinsip utama dalam penetapan tanggal Ramadan. Dengan adanya kesatuan ini, seluruh umat Islam di dunia dapat menjalankan ibadah puasa secara bersamaan, tanpa ada perbedaan tanggal. Hal ini sangat penting dalam memperkuat solidaritas antar umat Muslim di berbagai belahan dunia.

Keputusan ini juga memberikan kejelasan dan ketenangan bagi umat Islam, terutama warga Muhammadiyah, dalam mempersiapkan diri untuk menjalani ibadah puasa. Dengan tanggal yang jelas, mereka dapat merencanakan segala aktivitas dan persiapan ibadah dengan lebih baik.

Kesimpulan

Penetapan tanggal 1 Ramadan 1447 Hijriah oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah merupakan hasil dari perhitungan yang cermat dan berdasarkan prinsip-prinsip astronomis yang telah diakui secara global. Dengan menerapkan KHGT, keputusan ini diharapkan dapat memberikan kepastian dan kesatuan bagi umat Islam di seluruh dunia.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan