
Penggalangan Dana untuk Pengungsi Korban Konflik di Distrik Moskona Utara
Penggalangan dana untuk para pengungsi korban konflik di Distrik Moskona Utara, Teluk Bintuni, telah dimulai hari ini, Sabtu (25/10/2025). Inisiatif ini dilakukan oleh tim koordinator penggalangan dana yang dipimpin oleh Boas Sumel. Ia mengajak pemerintah dan masyarakat Kabupaten Manokwari untuk turut serta dalam membantu kebutuhan dasar pengungsi.
Boas Sumel menjelaskan bahwa pos-pos pengumpulan dana telah dibuka di berbagai titik di Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Aksi kemanusiaan ini dilatarbelakangi oleh rasa prihatin terhadap kondisi keluarga pengungsi yang membutuhkan bantuan berupa pangan, sandang, selimut, dan kebutuhan pokok lainnya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Penggalangan dana akan dilakukan di setiap lampu merah dan titik keramaian di Manokwari. Selain itu, tim juga membuka posko pengumpulan dana di sekretariat Dewan Adat Wilayah III Doberay. Menurut Boas Sumel, aksi ini bertujuan untuk memberikan layanan kemanusiaan kepada masyarakat yang tinggal di Distrik Moskona Utara.
Sekretaris tim penggalangan dana, Jekson Bomoi, menyampaikan bahwa bantuan terbuka untuk masyarakat umum maupun instansi. Semua hasil penggalangan dana akan dikumpulkan di posko resmi dan didistribusikan langsung ke lokasi pengungsian di Moskona Utara.
Menurutnya, gerakan ini bukan hanya tanggung jawab organisasi mahasiswa atau kelompok tertentu, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat, termasuk wakil rakyat dan pejabat daerah. βIni tanggung jawab kita semua. Yang merasa tergerak hati, bisa hubungi langsung tim yang ada,β katanya.
Tim penggalang dana menegaskan bahwa mereka tidak memihak siapapun dalam konflik yang terjadi di Moskona Utara. Mereka fokus pada kemanusiaan dengan melakukan evakuasi dan penyaluran bantuan bagi masyarakat sipil ke Kabupaten Bintuni.
Bentuk-Bentuk Bantuan yang Dibutuhkan
- Bantuan Pangan: Beras, makanan kaleng, minuman kemasan, dan makanan bergizi.
- Kebutuhan Sandang: Baju, celana, dan pakaian dalam.
- Selimut dan Alas Tidur: Untuk melindungi pengungsi dari cuaca dingin.
- Alat Kesehatan: Obat-obatan, masker, dan perlengkapan medis dasar.
- Barang Kebersihan: Sabun, pasta gigi, dan alat mandi.
Lokasi Penggalangan Dana
- Titik Keramaian: Di sekitar tempat-tempat yang ramai seperti pasar, pusat perbelanjaan, dan area publik.
- Posko Resmi: Di sekretariat Dewan Adat Wilayah III Doberay.
- Lampu Merah: Setiap persimpangan lalu lintas di Kota Manokwari.
Cara Menghubungi Tim
Masyarakat yang ingin berkontribusi dapat langsung menghubungi tim penggalangan dana. Mereka juga dapat memberikan donasi melalui posko resmi yang telah ditentukan. Setiap bantuan yang diberikan akan diproses secara transparan dan didistribusikan sesuai kebutuhan pengungsi.
Pentingnya Partisipasi Masyarakat
Partisipasi masyarakat sangat penting dalam upaya ini. Setiap individu, baik dari kalangan muda maupun tua, dapat berkontribusi dengan cara yang mudah dan sederhana. Dengan kerja sama yang baik, harapan besar dipegang agar kebutuhan pengungsi dapat terpenuhi secara maksimal.