
Surabaya, yang dikenal sebagai Kota Pahlawan, memiliki banyak tempat bersejarah yang menjadi saksi bisu perjuangan bangsa Indonesia. Salah satu lokasi penting adalah rumah kelahiran Soekarno, proklamator kemerdekaan Republik Indonesia dan presiden pertama negara ini.
Rumah lahir Bung Karno kini telah diubah menjadi museum yang menyimpan berbagai kenangan sejarah tentang kehidupan tokoh nasional tersebut. Lokasinya berada di kawasan perkampungan Pandean IV.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Di momen peringatan Hari Pahlawan, museum ini menjadi salah satu destinasi yang ramai dikunjungi. Setiap hari, ratusan pengunjung datang ke Museum Rumah Lahir Bung Karno. Sindi, salah satu petugas museum, mengatakan bahwa bulan November menjadi periode paling sibuk.
"Setiap hari, ada ratusan pengunjung. Bahkan pernah mencapai 600 orang dalam sehari. Mereka kebanyakan berasal dari sekolah dan kampus," ujarnya.
Menurut Sindi, bulan Agustus dan November menjadi bulan kunjungan terbesar bagi museum bersejarah di Surabaya. Namun, di luar bulan-bulan tersebut, jumlah pengunjung jauh lebih sedikit, hanya sekitar 10 orang per hari.
Museum ini menjadi saksi bisu awal kehidupan Soekarno. Ia lahir pada 6 Juni 1901 dan tumbuh di rumah ini sebelum akhirnya menjadi tokoh utama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Pengunjung dapat menemukan berbagai barang yang berkaitan dengan masa kecil Soekarno serta informasi mengenai keluarganya. Selain itu, museum ini juga menjadi tempat edukasi untuk generasi muda, memperkenalkan nilai-nilai perjuangan dan wawasan tentang kehidupan Bung Karno sebelum menjadi sosok besar dalam sejarah bangsa.
Salah satu pengunjung, Giandra, menyebutkan bahwa tempat ini bersih dan sejuk. Ada juga film dokumenter yang menampilkan kisah Presiden Soekarno.
Saat memasuki museum, pengunjung akan menjumpai tiga ruangan utama: Ruang Soekeni, Koesno, dan Srimben.
-
Ruang Soekeni
Di ruangan ini, pengunjung dapat melihat secara detail urutan perjalanan hidup Soekarno dan keluarganya. Mulai dari perpindahan orang tuanya ke Pulau Jawa hingga Soekarno tumbuh dewasa. -
Ruang Koesno
Di sini, pengunjung bisa menonton video tentang perjalanan Soekarno yang disajikan oleh para pegiat sejarah di Surabaya. -
Ruang Srimben
Ruangan ini memiliki kursi ikonik berwarna merah. Saat duduk di sana, pengunjung akan mengalami augmented reality yang menceritakan kisah hidup Soekarno hingga menjadi Bapak Proklamasi.
Museum Rumah Lahir Bung Karno buka setiap hari Selasa hingga Minggu dengan jam operasional mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB. Tiket masuknya gratis, sehingga sangat cocok untuk dikunjungi oleh siapa saja yang ingin belajar lebih dalam tentang sejarah Indonesia.
