Peristiwa Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta: Senjata yang Mencurigakan dan Nama-Nama Teroris

Pada Jumat (7/11) siang, publik dihebohkan oleh beredarnya foto senjata api yang diduga milik pelaku ledakan di Masjid SMAN 72 Jakarta. Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Lodewijk Freidrich Paulus memastikan bahwa senjata tersebut hanya airsoft gun yang menyerupai AR-15. Namun, yang membuat masyarakat terkejut bukan hanya bentuk senjata itu, melainkan tulisan-tulisan yang terpampang di bagian bodinya.
Tulisan-tulisan tersebut diduga bertuliskan nama-nama pelaku teror terkenal di dunia. Di antaranya, "Brenton Tarrant Welcome To The Hell", "Alexandre Bissonnette", serta tulisan "For Agartha". Pertanyaan besar muncul: apa maksud dan pesan yang ingin disampaikan pelaku di balik nama-nama tersebut?
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Siapa Brenton Tarrant dan Alexandre Bissonnette?
Nama Brenton Tarrant tidak asing dalam daftar pelaku teror berdarah dunia. Pria asal Australia bernama lengkap Brenton Harrison Tarrant merupakan pelaku penembakan brutal di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, pada Maret 2019. Dalam aksi tersebut, ia menewaskan 51 jemaah Salat Jumat di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood dalam aksi yang disiarkan langsung secara daring. Akibat aksinya, Tarrant dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat, hukuman paling berat yang pernah dijatuhkan di Selandia Baru.
Selain Brenton Tarrant, terdapat pula nama Alexandre Bissonnette, pelaku penembakan di Pusat Kebudayaan Islam Quebec, Kanada, pada tahun 2017. Dalam serangan berdarah itu, enam orang tewas dan delapan lainnya luka berat, tiga di antaranya harus menjalani operasi. Bissonnette berhasil ditangkap dan dijatuhi hukuman berat setelah terbukti melakukan penembakan dengan motif kebencian terhadap umat Islam.
Arti Agarta
Agarta adalah nama yang merujuk pada sebuah kota, kerajaan, atau dunia mistis tersembunyi. Kisah tentang Agarta pertama kali muncul dalam sastra Prancis abad ke-19, yang terinspirasi dari mitos dan legenda Hinduisme serta Buddhisme (dikenal juga sebagai Agarti). Pada awal abad ke-20, legenda ini kembali populer setelah seorang petualang mengaku pernah mendengar kisahnya saat bepergian ke Mongolia, meski kesaksiannya masih diperdebatkan.
Seiring waktu, Agarta dikaitkan dengan berbagai mitos dunia yang hilang seperti Atlantis, Lemuria, dan Hyperborea, bahkan dengan teori Bumi berongga pada tahun 1950-an.
Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Diduga Siswa Pendiam Korban Bullying
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara terjadi pada Jumat (7/11). Pelaku teror yang memicu ledakan tersebut ternyata merupakan siswa sekolah itu sendiri. Seorang saksi mata yang juga siswa SMA 72 mengatakan pelaku adalah teman satu sekolahnya, siswa kelas XII berinisial FN.
Pelaku dikenal pendiam dan sering menyendiri di lingkungan sekolah. Bahkan FN disebut kerap mengalami bullying. Pelaku juga disebut selalu mengenakan jas warna putih saat berada di sekolah. ZA menduga menyebut bahwa FN menyimpan dendam kepada teman-temannya karena “perundungan” yang dilakukan terhadapnya.
Bahkan, FN mengaku telah menempelkan bahan peledak di tiga titik sekolah, termasuk musala dan kantin. Ledakan pertama terjadi di musala saat salat Jumat berlangsung. Akibatnya, lebih dari 52 siswa mengalami luka. Ia mengaku mendengar suara ledakan keras hingga dua kali. Saat dicek, ditemukan sejenis bom rakitan yang diduga dibuat dengan baterai dan material logam.
"Bomnya kaya kawat besi, bukan petasan kertas, tapi kaya kaleng minuman di dalem diduga ada bahan peledak," jelas ZA.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, total 54 siswa mengalami luka ringan hingga sedang dalam ledakan SMA 72 ini. Para korban telah dievakuasi ke RS Yarsi dan RS Islam Jakarta, Cempaka Putih.
"Data yang kita terima, 54 orang luka ringan sedang, ada yang sudah pulang sementara itu dulu perkembangan lebih lanjut diinfokan lagi," kata Asep.