Napoleon Batak Jadi Pahlawan Nasional, Keturunan Bangga

admin.aiotrade 10 Nov 2025 2 menit 14x dilihat
Napoleon Batak Jadi Pahlawan Nasional, Keturunan Bangga


Jakarta – Salah satu penerima gelar Pahlawan Nasional 2025 dari Presiden RI Prabowo Subianto adalah Tuan Rondahaim Saragih Garingging. Ia merupakan tokoh asal Pematangraya, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara yang berani melawan penjajah Kolonial Belanda. Perjuangannya dianggap sebagai contoh nyata semangat perlawanan terhadap kekuasaan asing.

Salah seorang keturunan Tuan Rondahaim, TS Saragih menjelaskan bahwa leluhurnya dikenal sangat gigih dalam melawan Belanda yang ingin merebut tanah-tanah rakyat di Simalungun. Karena perjuangan Tuan Rondahaim, kata Saragih, tentara Belanda sering kali gagal dalam berperang.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut Saragih, karena tekad perjuangan dan strategi melawan Belanda yang selalu menang, leluhurnya sampai dijuluki sebagai Napoleon der Bataks. "Saya cucu beliau yang meninggal pada tahun 1881. Belanda tak pernah berhasil mengalahkannya sampai meninggal, bahkan tidak pernah kalah. Sehingga dijuluki Napoleon dari Batak," ujar Saragih saat diwawancara di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025).

Keberhasilan Tuan Rondahaim dalam melawan Belanda kerap dilaporkan kepada penguasa Sumatra Timur kala itu. Beberapa laporan tersebut tercatat dalam dokumen Belanda, hingga akhirnya Tuan Rondahaim meninggal, mereka tetap tidak bisa menaklukkan daerah tersebut.

"Itu julukan yang dibuat oleh Belanda sendiri. Mereka ingin mengalahkan, tapi tidak bisa karena kesulitan. Makamnya (Tuan Rondahaim) berada di Raya Pematang Raya," tambah Saragih.

Ia juga menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diberikan tahun ini kepada leluhurnya. Saragih mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto yang akhirnya mengakui leluhurnya sebagai salah satu pejuang melawan penjajah.

"Ini sudah yang keempat kalinya kami mengajukan. Tidak ada persyaratan yang dilengkapi, tapi banyak orang yang memperjuangkan, baru kali ini berhasil. Jadi Bapak Prabowo membaca sendiri sejarah opung kami ini," ucap Saragih.

Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan 10 Pahlawan Nasional pada peringatan Hari Pahlawan di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Senin (10/11/2025). Penganugerahan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.

Berikut Daftar 10 Pahlawan Nasional 2025:

  • Abdurrahman Wahid alias Gus Dur (Jawa Timur)
  • Jenderal Besar Soeharto (Jawa Tengah)
  • Aktivis buruh Marsinah (Jawa Timur)
  • Diplomat dan menteri hukum (menkum) Mochtar Kusumaatmajadja (Jawa Barat)
  • Hajjah Rahmah El Yunusiyah (Sumatra Barat)
  • Mantan komandan RPKAD (Kopassus) Jenderal (Purn) Sarwo Edhie Wibowo (Jawa Tengah)
  • Sultan Muhammad Salahuddin (NTB)
  • Ulama asal Bangkalan Syaikhona Muhammad Kholil (Jawa Timur)
  • Penguasa Partuanan Raya Tuan Rondahaim Saragih Garingging (Sumatra Utara)
  • Gubernur Papua pertama Zainal Abidin Syah (Maluku Utara)

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan