Nasib 3 Pengumpul Hutang Arogan yang Merampas Motor NMax Wanita

admin.aiotrade 25 Okt 2025 4 menit 17x dilihat
Nasib 3 Pengumpul Hutang Arogan yang Merampas Motor NMax Wanita
Nasib 3 Pengumpul Hutang Arogan yang Merampas Motor NMax Wanita

Peristiwa Aksi Debt Collector yang Menimbulkan Kekacauan di Jakarta dan Medan

Beberapa kejadian aksi debt collector (DC) yang menimbulkan kegaduhan di masyarakat telah menjadi perhatian publik. Dalam beberapa kasus, para DC melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan aturan hukum, seperti menghentikan kendaraan secara paksa dan bahkan menyerang pengemudi.

Kasus di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat

Di kawasan Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, terjadi sebuah kejadian yang membuat warga kaget. Tiga orang yang diduga sebagai debt collector memaksa seorang wanita untuk berhenti saat sedang berkendara. Mereka kemudian menyerang seorang pria yang mencoba melindungi pengemudi tersebut. Kejadian ini sempat viral di media sosial karena tingkat kegaduhannya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Polisi akhirnya menangkap ketiga pelaku pada hari Rabu (17/10/2025). Nama-nama yang ditangkap adalah MN, BN alias Rassi, dan LN. Meskipun belum ada laporan polisi dari korban, polisi tetap melakukan penangkapan karena dugaan adanya tindakan tidak menyenangkan.

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Barat, Iptu Muri Rifia, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan dalam waktu 3x24 jam sesuai aturan. "Selama periode itu, kami mendorong agar korban membuat laporan," ujarnya. Namun, hingga saat ini, belum ada laporan resmi yang dibuat oleh korban.

Muri juga menyampaikan bahwa motor yang diberhentikan oleh DC bukanlah milik korban, melainkan hasil gadai. "Sebenarnya korban itu yang perempuan, yang motornya mau diambil itu, enggak jadi diambil. Itu juga motornya ternyata dia pakai motor hasil orang ngegadai ke dia, bukan motor dia sendiri," jelasnya.

Meski demikian, Muri mempersilahkan korban untuk melaporkan aksi DC tersebut jika merasa dirugikan. "Kalau misal yang laki-laki itu melapor, misalnya atas perilaku tidak menyenangkan, nah itu kami bisa proses tindak pidana," tambahnya.

Hingga hari Jumat (24/10/2025), para pelaku masih dalam status wajib lapor kepada polisi. "Sekarang tiga pelaku ini sudah wajib lapor statusnya. Enggak ada batas waktu (wajib lapor), nanti penyidiknya yang menentukan," kata Muri.

Aksi Arogan Debt Collector di Kalideres

Selain di Jakarta Barat, video yang menampilkan aksi arogan debt collector juga viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat enam orang DC menghadang seorang wanita pengendara motor Nmax di tepi jalan. Wanita tersebut tampak ketakutan dan menuruti perintah DC untuk menepi sejenak.

Salah satu pria berpakaian serba hitam dan membawa tas mendekati pengendara tersebut, namun malah mendapat tindakan intimidatif dari salah satu anggota DC. Beberapa anggota DC juga terlihat memberikan kartu nama kepada pria tersebut.

Perekam kejadian ini meminta DC untuk tidak bersikap kasar, terutama setelah mereka melontarkan ucapan tak pantas. "Jangan gitu dong, lapor polisi nih," kata perekam, tetapi tidak ditanggapi oleh kelompok DC.

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Parman Gultom, membenarkan kejadian tersebut. "Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan terhadap peristiwa itu," katanya. Namun, hingga saat ini belum ada laporan polisi yang masuk.

Banyak komentar dari warganet yang meminta pihak kepolisian untuk segera bertindak tegas terhadap oknum DC tersebut. "Ini udah sering kali begini. Meresahkan masyarakat banget ini di sepanjang Jalan Daan Mogot Kalideres," tulis salah satu komentar di akun media sosial @warga.jakbar.

Kasus di Medan: Dua Orang Dihakimi Massa

Di Kota Medan, dua orang yang diduga sebagai debt collector dihakimi massa di Jalan Setia Budi, Kecamatan Medan Selayang. Akibatnya, kedua DC tersebut babak belur setelah dihajar warga yang geram dengan aksinya menarik paksa mobil di jalanan.

Dari video amatir yang direkam oleh warga, terlihat para DC berusaha menghentikan mobil sedan Honda Brio berwarna putih. Pemilik mobil enggan berhenti dan diteriaki "Maling" oleh para DC. Warga akhirnya menghentikan mobil tersebut dan sadar bahwa yang menarik mobil bukanlah pencuri, melainkan debt collector.

Warga langsung mempertanyakan balik kepada DC dan merasa dibohongi. Akibatnya, warga langsung menghajar dua orang DC hingga babak belur. Sementara itu, dua pelaku lainnya berhasil kabur dari amukan warga.

Arus lalu lintas di lokasi sempat terganggu akibat kejadian ini. Dua orang DC yang dihajar warga akhirnya diserahkan ke pihak polisi untuk diamankan. Sedangkan pemilik mobil Brio, saat kejadian, langsung di suruh pergi oleh warga karena ingin ke rumah sakit.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan