Nasib Penagih Utang, Mata Elang, Tahan Pengemudi Perempuan, Kini Dicari Polisi

admin.aiotrade 07 Nov 2025 3 menit 15x dilihat
Nasib Penagih Utang, Mata Elang, Tahan Pengemudi Perempuan, Kini Dicari Polisi
Nasib Penagih Utang, Mata Elang, Tahan Pengemudi Perempuan, Kini Dicari Polisi

Aksi Debt Collector yang Menghebohkan Warga Jakarta Barat

Video yang menampilkan aksi debt collector (DC) yang dianggap agresif dan mengintimidasi seorang pengendara perempuan viral di media sosial. Kejadian tersebut terjadi di jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat. Korban telah melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Jakarta Barat.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, membenarkan bahwa pihaknya sedang menangani kasus ini. Menurutnya, laporan dari korban sudah diterima dan saat ini sedang dalam proses penindakan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Sekarang sedang dalam proses perkembangan. Jadi masyarakat itu sudah membuat laporan dan pasti akan kami tindak," ujar Arfan dikonfirmasi pada Jumat (7/11/2025). Ia menegaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban dan segera melakukan tindakan.

"Ini lagi ditangani oleh Polsek Cengkareng dan kami sudah melakukan gelar perkara juga. Ini sudah berjalan sekitar 2 minggu dan sudah mulai penindakan," tambah Arfan. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas aksi-aksi premanisme seperti yang dilakukan oleh debt collector tersebut.

Menurut Arfan, meskipun DC memiliki pekerjaan tertentu, tindakan mereka tetap harus sesuai dengan aturan hukum. "Karena itu, saya mengimbau agar para debt collector selalu menaati aturan dan tidak melakukan arogansi apapun yang meresahkan masyarakat."

Arfan menjelaskan bahwa para DC harus melengkapi beberapa dokumen penting seperti surat tugas, KTP, atau surat kuasa. "Jadi saya imbau kepada matel agar tidak melakukan pelanggaran atau pun tindak hukum sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat di wilayah Jakarta Barat untuk tidak ragu melaporkan jika ada tindakan ilegal yang dilakukan oleh DC. "Jika masyarakat enggan melapor keresahan itu kepada polisi, pihaknya akan sulit menindak matel-matel yang 'nakal' tersebut."

"Jadi saya minta tolong kepada masyarakat Jakarta Barat segera membuat laporan apabila ada tindakan-tindakan matel yang melanggar hukum," ujar Arfan. Ia juga memberikan nomor darurat yang tersedia selama 24 jam, yaitu 110.

"Masyarakat bisa telepon, kemudian langsung nyambung ke Polres lalu pasti akan kami tindaklanjuti," pungkasnya.

Video Viral yang Memperlihatkan Aksi Arogansi Debt Collector

Viral video yang menunjukkan aksi arogansi sekelompok orang yang diduga debt collector terhadap seorang pengendara motor. Kejadian ini terjadi di dekat Halte Jembatan Baru, Kalideres, Jakarta Barat.

Dalam rekaman yang tersebar di media sosial, diketahui bahwa aksi tersebut terjadi pada Kamis (16/10/2025). Saat itu, enam orang debt collector menghadang seorang wanita pengendara motor Nmax di tepi jalan.

Sang wanita tampak ketakutan dan menuruti perintah DC untuk menepi sejenak. Salah satu pria berpakaian serba hitam dan membawa tas mendekati pengendara tersebut. Namun, ia justru mendapat tindakan bernada intimidatif dari salah satu anggota DC.

Salah satu anggota DC juga terlihat mengeluarkan kartu nama dari dompetnya dan menyerahkannya kepada si pria berbaju hitam. Perekam kejadian ini mencoba meminta DC untuk tidak berbuat kasar, terutama setelah mereka mengucapkan kata-kata tak pantas.

"Jangan gitu dong, lapor polisi nih," kata perekam yang tidak ditanggapi oleh kelompok DC tersebut.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan