
Khutbah Jumat 17 Oktober 2025: 5 Tanda Kiamat Makin Dekat
Khutbah Jumat yang disampaikan pada hari Jumat tanggal 17 Oktober 2025 memiliki tema "5 Tanda Kiamat Makin Dekat". Dalam Islam, tanda-tanda kiamat dibagi menjadi dua kategori, yaitu kiamat sugra (kecil) dan kiamat kubro (besar). Kedua kategori ini menggambarkan perkembangan keadaan di dunia yang semakin dekat dengan akhir zaman.
Pada kesempatan ini, kita akan membahas lima tanda kiamat yang makin dekat. Pertama, merajalelanya kebodohan dan menipisnya ilmu agama. Kedua, munculnya fitnah dan kekacauan. Ketiga, maraknya perzinaan dan khamar. Keempat, peningkatan jumlah peperangan dan bencana alam. Kelima, bermegah-megahan dalam membangun gedung tinggi.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Wahai kaum Muhajirin, lima hal jika kalian menghadapinya, dan aku berlindung kepada Allah agar kalian tidak mengalaminya: Tidak pernah ada suatu kaum yang melakukan perzinaan secara terang-terangan, kecuali wabah penyakit yang tidak dikenal sebelumnya menyebar di kalangan mereka. Tidak pernah ada suatu kaum yang mengurangi timbangan dan ukuran serta berbuat curang dalam jual beli, kecuali mereka dihukum dengan kemarau panjang, harga kebutuhan pokok melonjak, dan kezaliman para penguasa. Tidak pernah ada suatu kaum yang enggan membayar zakat, kecuali langit berhenti meneteskan air hujan untuk mereka. Tidak pernah ada suatu kaum yang meninggalkan perintah Allah dan Rasul-Nya serta melakukan larangan-Nya, kecuali mereka dikalahkan oleh musuh dari luar. Tidak pernah ada suatu kaum yang tidak memerintah dengan adil sesuai petunjuk Al-Qur’an, kecuali mereka saling bertengkar dan berperang.”
Tanda Kiamat Pertama: Perzinaan dan Penyakit Baru
Perzinaan sudah menjadi fenomena yang sangat marak di berbagai tempat. Bahkan, pergaulan bebas antara pemuda dan pemudi sering kali berujung pada hubungan yang layaknya suami istri. Hal ini menyebabkan munculnya berbagai penyakit baru yang sulit ditangani, seperti HIV, flu burung, flu babi, dan virus corona. Semua ini sesuai dengan firman Nabi bahwa ketika perzinaan terjadi secara terang-terangan, maka wabah penyakit akan muncul.
Tanda Kiamat Kedua: Curang dalam Jual Beli
Ketika suatu kaum mengurangi timbangan dan ukuran dalam jual beli, maka mereka akan menghadapi kemarau panjang, harga kebutuhan pokok melonjak, dan kezaliman dari penguasa. Seorang pedagang yang jujur akan diberkahi oleh Allah, sebagaimana disebutkan dalam hadits:
“Seorang pedagang yang jujur akan dikumpulkan pada hari kiamat bersama para nabi, para wali yang berderajat tinggi dan orang-orang yang mati syahid.” (HR at-Tirmidzi).
Tanda Kiamat Ketiga: Tidak Membayar Zakat
Apabila suatu kaum enggan membayar zakat, maka langit akan berhenti meneteskan air hujan untuk mereka. Zakat merupakan salah satu kewajiban utama dalam Islam, baik zakat fitrah maupun zakat mal. Keengganan membayar zakat bisa menyebabkan murka Allah.
Tanda Kiamat Keempat: Menyimpang dari Perintah Allah
Jika suatu kaum meninggalkan perintah Allah dan Rasul-Nya serta melakukan larangan-Nya, maka mereka akan dikalahkan oleh musuh dari luar. Umat Islam yang tidak menjaga nilai-nilai keislaman cenderung lemah dan mudah dikalahkan oleh umat lain.
Tanda Kiamat Kelima: Tidak Memerintah dengan Adil
Apabila suatu kaum, penguasa dan pemimpin mereka tidak lagi memerintah dengan adil sesuai petunjuk Al-Qur'an, maka Allah akan menjadikan mereka saling bertengkar, saling berperang, dan saling menyerang. Akibatnya, mereka binasa bukan karena serangan musuh dari luar, tapi karena perang saudara sesama mereka sendiri.
Kesimpulan
Demikian khutbah Jumat yang singkat ini. Semoga bermanfaat dan mudah-mudahan Allah subhanahu wa ta’ala tidak menggolongkan kita sebagai kaum yang disebutkan dalam hadits tersebut. Semoga kita senantiasa menjaga iman dan ketakwaan serta menjauhi segala bentuk dosa dan maksiat.