
Ketersediaan BBM Selama Nataru Dijamin Aman
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) baik bersubsidi maupun nonsubsidi dalam kondisi aman selama libur Natal 2025 dan tahun baru 2026 (Nataru). Ia menyatakan bahwa semua stok yang tersedia berada di atas cadangan minimum nasional atau cukup untuk lebih dari tujuh hari.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Saudara-saudara kita yang ingin merayakan Natal tidak perlu khawatir tentang ketersediaan BBM. Insyaallah, semuanya aman,” ujarnya dalam konferensi pers di Kementerian ESDM pada Jumat, 19 Desember 2025.
Stok BBM Bersubsidi dan Nonsubsidi
Dalam pemaparannya, Bahlil menjelaskan bahwa:
- Bensin subsidi dengan Research Octane Number (RON) 90 tersedia sebanyak 1.567.490 kiloliter, cukup untuk 19 hari.
- Bensin nonsubsidi dengan RON 92 tersedia sebanyak 664.108 kiloliter, cukup untuk 23 hari.
- Bensin nonsubsidi dengan RON 95 tersedia sebanyak 78.313 kiloliter, cukup untuk 31 hari.
Selain itu, solar bersubsidi dengan Cetane Number (CN) 48 tersedia sebanyak 1.542.840 kiloliter, cukup untuk 15 hari. Solar nonsubsidi dengan CN 53 tersedia sebanyak 52.655 kiloliter, cukup untuk 25 hari. Kerosene tersedia sebanyak 36.376 kiloliter, cukup untuk 27 hari. Avtur tersedia sebanyak 426.852 kiloliter, cukup untuk 29 hari.
Peran Badan Usaha dalam Pendistribusian BBM
Bahlil menekankan bahwa semua badan usaha yang menangani BBM harus terlibat dalam pendistribusian selama Nataru. Termasuk juga badan usaha milik swasta. “Tidak ada alasan, karena barangnya sudah tersedia,” katanya.
Ia juga menyebutkan bahwa permintaan BBM akan meningkat di pusat-pusat kota besar seperti Jawa, Sumatera, Sulawesi, hingga Maluku. Untuk mengantisipasi kekurangan pasokan, PT Pertamina (Persero) akan mempercepat distribusi melalui armada pengangkut BBM yang ada.
Layanan dan Pengawalan Distribusi BBM
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menyatakan bahwa perusahaan tetap menyediakan layanan energi, layanan atensi, layanan promo, dan layanan tambahan. Manajemen juga mewaspadai kemungkinan keterlambatan suplai ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) akibat kemacetan lalu lintas.
“Kami bisa mengirimkan mobil tangki yang mungkin bisa melakukan contraflow. Kami akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk membantu mengawal,” tuturnya.
Kesimpulan
Dengan ketersediaan stok yang mencukupi dan rencana distribusi yang matang, pemerintah dan PT Pertamina (Persero) berkomitmen untuk memastikan kelancaran penggunaan BBM selama masa liburan Nataru. Masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang tanpa khawatir kehabisan bahan bakar.