
Kecelakaan di Perairan Batu Layar, Seorang Pemancing Ditemukan Meninggal Dunia
Seorang pemancing yang dilaporkan terseret arus di perairan Batu Layar, Desa Benete, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat malam (17/4/2026). Kejadian ini menimbulkan duka bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
Korban ditemukan setelah tim gabungan yang terdiri dari Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTB, TNI AL, serta personel Polsek Maluk melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi kejadian. Proses pencarian dilakukan dengan berbagai metode dan alat yang memadai untuk memastikan keselamatan korban.
Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol. Boyke Fredrik Salmon Samola, menjelaskan bahwa korban diketahui pergi memancing seorang diri sebelum diduga terjatuh ke laut dan terseret arus. "Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh nelayan setempat yang kemudian melaporkannya kepada petugas. Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian," ujarnya.
Tim gabungan menerima laporan sekitar pukul 18.00 Wita terkait adanya warga yang hanyut saat memancing di kawasan tersebut. Pencarian dilakukan menggunakan Kapal Polisi XXI-2013 milik Ditpolairud Polda NTB. Selama proses pencarian, tim berusaha mempercepat upaya penyisiran di perairan Batu Layar agar bisa menemukan korban secepat mungkin.
Setelah dilakukan penyisiran di perairan Batu Layar, korban yang diketahui seorang pria berusia sekitar 40 tahun akhirnya ditemukan. Namun, saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. "Korban berhasil ditemukan di perairan tersebut, namun dalam keadaan meninggal dunia," tambahnya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh tim gabungan dan dibawa ke Puskesmas Maluk untuk penanganan lebih lanjut. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati agar tidak menyebabkan kerusakan pada jenazah.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya para nelayan dan pemancing, agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di laut, terutama saat kondisi arus dan cuaca tidak bersahabat. Berikut beberapa langkah pencegahan yang disarankan:
- Memantau kondisi cuaca: Pastikan untuk mengecek prakiraan cuaca sebelum pergi ke laut.
- Menggunakan alat keselamatan: Gunakan pelampung atau alat bantu lainnya saat beraktivitas di laut.
- Tidak berangkat sendirian: Jika memungkinkan, ajak teman atau anggota keluarga untuk ikut beraktivitas di laut.
- Mengikuti instruksi petugas: Patuhi aturan dan himbauan dari aparat terkait seperti polisi perairan atau nelayan setempat.
Kejadian ini juga mengingatkan kita akan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap risiko yang ada saat berada di laut. Dengan kesadaran dan persiapan yang baik, kita dapat meminimalisir risiko kecelakaan di perairan.