Net Buy Asing Rp 1,96 T, Saham DEWA, ANTM dan ADMR Diborong, BUMI Dilepas

admin.aiotrade 29 Des 2025 3 menit 15x dilihat
Net Buy Asing Rp 1,96 T, Saham DEWA, ANTM dan ADMR Diborong, BUMI Dilepas

Aliran Dana Asing yang Mendorong Penguatan IHSG

Pada perdagangan Senin (29/12), investor asing kembali mencatatkan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp 1,96 triliun di pasar saham domestik. Aksi tersebut turut mendorong kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 1,25% ke level 8.644,26. Dengan adanya aliran dana asing yang signifikan, IHSG berhasil menunjukkan kinerja positif dalam sesi perdagangan hari ini.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Secara keseluruhan, nilai transaksi saham pada hari ini mencapai Rp 22,51 triliun. Volume perdagangan tercatat sekitar 39,1 miliar saham dengan frekuensi transaksi yang menembus 2,72 juta kali. Meskipun secara year to date (YTD) investor asing masih mencatatkan net sell sebesar Rp 16,40 triliun, aktivitas pembelian harian mereka tetap tercatat sebesar US$116,77 juta.

Aktivitas Perdagangan yang Tinggi

Dari sisi volume perdagangan, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi yang paling ramai ditransaksikan dengan total perdagangan sebesar 5,56 miliar saham atau sekitar 14,22% dari total volume pasar. Di bawahnya, saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) diperdagangkan sebanyak 3,46 miliar saham. Sementara itu, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan volume perdagangan sebesar 3,08 miliar saham.

Selain itu, beberapa saham lain yang juga aktif diperdagangkan antara lain PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI), PT Buana Listya Tama Tbk (BULL), dan PT Sentul City Tbk (BKSL).

Nilai Transaksi yang Dominan

Dari sisi nilai transaksi, saham DEWA menempati posisi teratas dengan nilai perdagangan mencapai Rp 2,24 triliun atau sekitar 9,95% dari total nilai transaksi harian. Diikuti oleh saham BUMI dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,03 triliun. Sementara itu, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 953 miliar, disusul oleh LPGI, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang masing-masing membukukan nilai transaksi di atas Rp 890 miliar.

Partisipasi Investor Ritel yang Kuat

Tingginya minat investor ritel juga terlihat dari frekuensi transaksi. Saham BUMI dan DEWA kembali mendominasi dengan masing-masing mencatatkan lebih dari 196 ribu kali transaksi. Selain itu, saham-saham seperti BULL, INET, ANTM, dan BKSL juga menunjukkan frekuensi transaksi tinggi, menandakan kuatnya partisipasi investor domestik di tengah reli pasar.

Saham yang Diborong dan Dilepas Investor Asing

Aliran dana asing terlihat terkonsentrasi pada saham-saham sektor energi dan tambang. Berdasarkan data transaksi broker, investor asing paling banyak memborong saham DEWA dengan nilai beli bersih sekitar Rp 576,72 miliar. Saham ANTM juga mencatatkan pembelian bersih asing sebesar Rp 301,67 miliar, diikuti ADMR, MDKA, dan ADRO dengan nilai net buy masing-masing di atas Rp 80 miliar.

Di sisi lain, investor asing juga melakukan aksi jual bersih pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. Saham BUMI tercatat menjadi yang paling banyak dilepas asing dengan nilai net sell sekitar Rp 568,57 miliar. Aksi jual juga terjadi pada saham perbankan besar seperti BBRI dan BBCA, yang masing-masing mencatatkan net sell asing sebesar Rp 414,27 miliar dan Rp 227,73 miliar. Selain itu, saham BMRI, GOTO, dan BBNI juga masuk dalam daftar saham yang dilepas asing.

Kinerja Sektor Energi dan Bahan Baku

Penguatan IHSG pada perdagangan hari ini turut didukung oleh kinerja positif sektor energi dan bahan baku. Indeks sektor energi mencatatkan kenaikan sebesar 3,17%, sedangkan sektor bahan baku menguat 3,11% secara harian. Sejumlah saham energi seperti AMMN, BRPT, dan BREN tercatat sebagai kontributor utama penguatan indeks.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan