
IHSG Melesat 1,24% pada Perdagangan Awal Pekan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menunjukkan peningkatan yang signifikan pada perdagangan awal pekan ini, tepatnya di akhir bulan Desember 2025. Penguatan ini menjadi angin segar bagi para investor setelah beberapa hari sebelumnya mengalami fluktuasi.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip melalui RTI, IHSG ditutup dengan kenaikan sebesar 1,24% atau naik 106,34 poin, mencapai level 8.644,25. Pada sesi perdagangan Senin (29/12/2025), indeks ini bergerak dalam zona hijau, dengan rentang harga terendah mencapai 8.545 dan tertinggi 8.652.
Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 41,10 miliar lembar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp 22,84 triliun. Dari total tersebut, sebanyak 464 saham menguat, 213 saham melemah, dan 131 saham berada dalam kondisi stagnan.
Kenaikan IHSG didorong oleh aksi beli bersih atau net buy dari investor asing yang cukup besar. Total beli bersih asing mencapai Rp 2,24 triliun di seluruh pasar, yang memberikan dampak positif terhadap pergerakan indeks.
Daftar 10 Saham dengan Net Buy Terbesar
Berikut adalah 10 saham yang menjadi incaran investor asing pada hari Senin:
- PT Darma Henwa Tbk (DEWA) – Rp 576,72 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) – Rp 301,67 miliar
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADMR) – Rp 112,83 miliar
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) – Rp 83,44 miliar
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) – Rp 81,49 miliar
- PT Entertainment Tbk (FILM) – Rp 79,99 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) – Rp 77,92 miliar
- PT Petrosea Tbk (PTRO) – Rp 74,91 miliar
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) – Rp 72,38 miliar
- PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) – Rp 70,24 miliar
Pembelian besar-besaran oleh investor asing ini menunjukkan optimisme terhadap prospek saham-saham yang terdaftar dalam daftar tersebut. Selain itu, performa saham-saham tersebut juga menunjukkan tren positif dalam beberapa waktu terakhir.
Analisis Pergerakan IHSG
Pergerakan IHSG yang stabil dan meningkat menunjukkan bahwa pasar mulai membaik setelah mengalami tekanan pada beberapa sesi sebelumnya. Kenaikan ini juga didukung oleh sentimen positif dari sektor-sektor utama seperti pertambangan dan infrastruktur.
Selain itu, adanya aliran dana asing yang masuk ke pasar modal Indonesia juga menjadi faktor pendukung utama. Investor asing tampaknya melihat peluang investasi yang menjanjikan di tengah kondisi ekonomi yang relatif stabil.
Dengan situasi ini, para analis memprediksi bahwa IHSG akan terus mengalami penguatan pada minggu-minggu berikutnya, terutama jika ada berita positif yang muncul dari sektor-sektor ekonomi strategis.
Kesimpulan
Perdagangan awal pekan ini memberikan harapan baru bagi para investor. Kenaikan IHSG sebesar 1,24% menunjukkan bahwa pasar sedang bergerak menuju arah yang lebih positif. Dengan adanya aksi beli bersih dari investor asing dan kinerja saham-saham unggulan, prospek pasar modal Indonesia terlihat cukup cerah.