
Wali Kota Mojokerto Dukung Koperasi Merah Putih sebagai Motor Ekonomi Kerakyatan
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita, terus memberikan dukungan penuh terhadap Koperasi Merah Putih (KMP) yang beroperasi di kota ini. Salah satu contoh nyata adalah Koperasi Merah Putih Wates di Kecamatan Magersari, yang telah menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi kolektif di setiap kelurahan.
Sejak 25 Mei 2025, sebanyak 18 KMP telah resmi terbentuk dan diresmikan serentak bersama 8.000 KMP lainnya oleh Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Kota Mojokerto juga aktif dalam memfasilitasi pembentukan KMP tersebut, termasuk pembiayaan akta notaris, rapat pembentukan pengurus, serta pelatihan intensif yang mencakup penyusunan rencana kerja, RAPB, SOP, SOM, perencanaan bisnis, dan manajemen koperasi.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Ning Ita menjelaskan bahwa keberadaan 18 KMP ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di setiap wilayah. "Semakin banyak anggota maka semakin kuat perekonomian koperasi kelurahan merah putih," ujarnya saat berkunjung ke KMP Wates, Jumat (14/11/2025).
Potensi Ekonomi di Kelurahan
Koperasi Merah Putih Wates memiliki potensi besar dalam memperkuat ekonomi lokal, terutama dengan menggandeng pelaku UMKM di sekitar wilayahnya. Menurut Ning Ita, UMKM bisa menjadi sumber pasokan produk yang kemudian dijual oleh KMP, meskipun mereka bukan anggota tetap. "Ini bisa dijadikan sebagai pangsa pasarnya KKMP, pastinya akan meningkatkan pangsa pasar," jelasnya.
Ia menekankan pentingnya memperluas jumlah anggota KMP serta mengembangkan lini usaha mereka, terutama dalam hal pelayanan kepada konsumen. "Anggota harus diperluas dan komoditas pangsa pasar semakin ditambah, untuk pelayanan harus aktif jemput bola," tambahnya.
Peran KMP dalam Meningkatkan Kesejahteraan
Kegiatan bertajuk "Efektivitas Koperasi Kelurahan Merah Putih Wates" diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat. "Kami berharap KMP Wates dapat menjadi motor penggerak, dalam peningkatan kesejahteraan warga dan memperkuat ekonomi kolektif sesuai visi nasional," tegas Ning Ita.
Pemkot Mojokerto juga telah melatih seluruh KMP agar tidak hanya fokus pada legalitas, tetapi juga mampu menjalankan kegiatan bisnis sesuai amanah Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.
Strategi Pengembangan KMP
Untuk mendukung pengembangan KMP, Pemkot Mojokerto memberikan pelatihan intensif empat kali, yang mencakup berbagai aspek seperti penyusunan rencana kerja, anggaran, SOP, dan perencanaan bisnis. Hal ini dilakukan agar KMP mampu beroperasi secara efektif dan berkelanjutan.
Selain itu, KMP juga diberikan kesempatan untuk bekerja sama dengan pelaku UMKM di sekitar mereka, sehingga bisa saling mendukung dalam membangun ekonomi lokal. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan KMP bisa menjadi pusat aktivitas ekonomi yang lebih luas dan inklusif.
Kesimpulan
Dengan dukungan penuh dari Pemkot Mojokerto dan partisipasi aktif dari masyarakat, Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi salah satu tulang punggung ekonomi kerakyatan di kota ini. Melalui strategi pengembangan yang terarah dan kolaborasi dengan pelaku UMKM, KMP diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.