Penyelidikan Kasus Perselingkuhan Polwan dengan Anggota DPRD
Seorang polisi wanita (polwan) berpangkat Brigpol, yang memiliki inisial NW, digerebek di sebuah hotel di Kota Batu, Jawa Timur. Insiden ini menimbulkan kontroversi besar karena NW diduga menjalin hubungan terlarang dengan seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Saat ini, kasus ini sedang dalam penyelidikan pihak berwajib.
NW merupakan seorang anggota Polri yang bertugas di wilayah hukum Polres Blitar Kota, Polda Jawa Timur. Ia memiliki pangkat Brigadir Polisi (Brigpol), yang merupakan kepangkatan golongan Bintara. Lambang Brigpol terdiri dari tiga balok panah perak di pundaknya. Selain itu, suami NW juga berstatus sebagai anggota Polri dan bertugas di Mapolres Blitar Kota. Sementara itu, dugaan selingkuhannya adalah seorang anggota DPRD Kota Blitar.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kronologi Penggerebekan
Kasat Reskrim Polres Batu, Iptu Joko Suprianto, menjelaskan kronologi penggerebekan yang dilakukan terhadap NW. Awalnya, suami sah dari NW melaporkan dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh istrinya. Berdasarkan laporan tersebut, jajaran Polres Batu melakukan koordinasi untuk menggerebek NW di sebuah hotel.
Penggerebekan dilakukan pada Sabtu (18/10/2025), saat NW sedang berada di kamar hotel. Namun, ketika petugas tiba, ia hanya sendirian. NW mengaku bahwa pasangan selingkuhnya, yang diduga adalah anggota DPRD, sudah pergi lebih dulu sebelum petugas datang.
Iptu Joko menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung. “Masih kami lakukan penyelidikan. Untuk keterlibatan dewannya masih kami dalami,” katanya.
Penjelasan dari Humas Polres Blitar Kota
Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar, membenarkan adanya penggerebekan yang melibatkan NW. Ia mengungkapkan bahwa saat diamankan, laki-laki yang diduga menjadi selingkuhan tidak ada di lokasi. Informasi mengenai dugaan perselingkuhan berasal dari hasil pemeriksaan terhadap NW. Ia menegaskan bahwa penanganan kasus ini akan dilakukan oleh Polres Batu karena lokasi kejadian berada di Kota Batu. Sementara itu, masalah etik anggota Polri akan ditangani oleh Polres Blitar Kota.

Tanggapan dari BK DPRD Kota Blitar
Dugaan perselingkuhan antara NW dan anggota DPRD telah sampai ke telinga Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Blitar, Aris Dedi Arman. Ia mengakui menerima laporan mengenai hal ini dan sedang menunggu informasi lebih lanjut dari pihak kepolisian.
Aris menekankan prinsip praduga tak bersalah. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa kasus ini telah menjadi perbincangan publik dan viral di media sosial. Oleh karena itu, Aris akan berkomunikasi dengan pimpinan DPRD Blitar Kota untuk membahas soal etik.
“Nanti kami proses, kami sudah komunikasi dengan pimpinan DPRD, kami menunggu proses dari pelapor untuk melapor ke Badan Kehormatan,” ujarnya.