
Perseroan CUAN Mengalami Oversubscription dalam Penerbitan Obligasi dan Sukuk
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) berhasil mencatatkan kelebihan permintaan atau oversubscription sebesar 4,5 kali terhadap obligasi dan sukuk yang ditawarkan. Target dana yang diharapkan sebesar Rp2 triliun berhasil tercapai dengan jumlah permintaan yang jauh lebih besar dari rencana awal.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Direktur CUAN, Kartika Hendrawan, menjelaskan bahwa kelebihan permintaan ini terjadi selama masa penawaran Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2025 dan Sukuk Wakalah Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2025. Menurutnya, antusiasme investor menjadi salah satu faktor utama yang mendorong perseroan untuk meningkatkan jumlah unit obligasi dan sukuk yang diterbitkan.
“Karena tingginya minat dan antusiasme investor, kami memberikan kesempatan partisipasi yang lebih besar. Sebelumnya, target dana hanya sebesar Rp1 triliun, namun kini meningkat menjadi Rp2 triliun,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Rincian Penerbitan Obligasi dan Sukuk
Dalam penerbitan kali ini, CUAN menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2025 dengan jumlah pokok sebesar Rp1,35 triliun. Sementara itu, Sukuk Wakalah Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2025 memiliki sisa imbalan ijarah sebesar Rp650 miliar.
Selain itu, penurunan tingkat bunga kupon juga tercatat pada penerbitan tahap II ini. Surat utang dengan tenor 5 tahun memiliki kupon sebesar 8,5%, lebih rendah dibandingkan kupon 9% pada penerbitan tahap I tahun ini. Perbaikan profil risiko usaha perseroan menjadi salah satu alasan utama penurunan tingkat bunga tersebut.
Strategi Pertumbuhan yang Konsisten
Perbaikan profil risiko usaha perseroan didorong oleh beberapa faktor, seperti umur tambang yang panjang dari setiap tambang yang dimiliki, pengembangan usaha melalui strategi diversifikasi, serta kinerja keuangan yang baik. Hal ini memperkuat kepercayaan investor terhadap keberlangsungan usaha CUAN.
Selain itu, permintaan investor terhadap surat utang dengan tenor jangka panjang juga cukup tinggi. Oleh karena itu, perseroan memutuskan untuk menerbitkan obligasi dan sukuk dengan tenor yang lebih panjang dibandingkan tahap I tahun 2025. Dalam tahap II ini, tenor yang diberikan adalah 7 tahun dengan tingkat kupon sebesar 9%.
Program Penawaran Umum Berkelanjutan
Penerbitan ini merupakan bagian dari program Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I dan Sukuk Wakalah Berkelanjutan I. Total dana yang akan dihimpun mencapai Rp3 triliun. Pencatatan Obligasi dan Sukuk Tahap II akan dilakukan pada 27 Oktober 2025 di Bursa Efek Indonesia.
Sebelumnya, CUAN telah mendapatkan pemeringkatan Obligasi dan Sukuk Wakalah idA (single A) & idA(sy) (single A Syariah) dengan prospek stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Pemeringkatan ini berdasarkan data dan informasi dari perseroan serta Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2024.
Catatan Penting
Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual obligasi dan sukuk. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. aiotrade.app tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.