OJK Cirebon Himbau Waspada Penipuan dan Kejahatan Finansial Saat Liburan Tahun Baru

admin.aiotrade 31 Des 2025 3 menit 27x dilihat
OJK Cirebon Himbau Waspada Penipuan dan Kejahatan Finansial Saat Liburan Tahun Baru
OJK Cirebon Himbau Waspada Penipuan dan Kejahatan Finansial Saat Liburan Tahun Baru

Imbauan OJK Cirebon untuk Waspada Penipuan Selama Liburan dan Tahun Baru

Momen liburan dan pergantian Tahun Baru sering kali menjadi momen yang dinantikan oleh masyarakat. Namun, di balik kegembiraan tersebut, ada potensi risiko yang perlu diperhatikan, terutama dalam hal penipuan dan kejahatan di bidang keuangan. Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penipuan yang marak terjadi pada periode ini.

OJK Cirebon menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi, termasuk informasi perbankan dan transaksi keuangan digital. Masyarakat diminta untuk tidak sembarangan membagikan data sensitif seperti nomor rekening, PIN, OTP, password, atau informasi lainnya kepada siapa pun dengan alasan apa pun. Data pribadi yang tidak terjaga dapat disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Selama masa liburan, aktivitas masyarakat meningkat, sehingga modus penipuan juga semakin bervariasi. Beberapa modus penipuan yang sering terjadi antara lain:

  • Investasi bodong dan money games dengan iming-iming keuntungan tidak wajar;
  • Tantangan berhadiah dan program reward fiktif;
  • Social engineering (soceng) yang menyamar sebagai petugas lembaga resmi;
  • Penipuan belanja online dan toko fiktif;
  • Penipuan hadiah dan undian palsu;
  • Penawaran kerja palsu yang meminta biaya pendaftaran;
  • QRIS palsu di tempat umum;
  • Love scam melalui media sosial dan aplikasi perpesanan; dan
  • Phishing melalui tautan, email, atau pesan singkat yang menyerupai institusi resmi.

Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menyampaikan bahwa fenomena penipuan keuangan saat ini menjadi perhatian publik dan viral di berbagai daerah. Banyak korban mengalami kerugian yang cukup besar, baik dari segi finansial maupun psikologis. Menurut data yang dirilis, sepanjang tahun 2025, Kantor OJK Cirebon telah menerima layanan konsultasi dan pengaduan sebanyak 1.976, di mana sebanyak 343 diantaranya terkait penipuan dan kejahatan di bidang keuangan.

“Momentum liburan dan pergantian tahun sering dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melancarkan berbagai modus penipuan keuangan. Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada, tidak mudah tergiur oleh janji keuntungan instan, serta memastikan setiap penawaran keuangan berasal dari pihak yang legal dan berizin,” tegas Agus Muntholib.

Lebih lanjut, ia menyarankan masyarakat untuk menerapkan prinsip 2L (Legal dan Logis) sebelum menerima tawaran investasi atau melakukan transaksi keuangan. Pastikan produk dan pelaku usaha keuangan terdaftar dan diawasi oleh OJK. Selain itu, tawaran keuntungan harus masuk akal dan tidak menjanjikan hasil pasti dalam waktu singkat.

OJK Cirebon juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan indikasi penipuan atau kejahatan di bidang keuangan melalui kanal resmi OJK. Beberapa saluran yang tersedia antara lain layanan Kontak OJK 157, WhatsApp OJK 081 157 157 157, atau kanal pengaduan resmi OJK lainnya.

Melalui imbauan ini, OJK Cirebon berharap masyarakat dapat menikmati momentum liburan dan pergantian Tahun Baru dengan aman, nyaman, serta terhindar dari berbagai risiko penipuan dan kejahatan keuangan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan