
Komitmen OJK dan Pemkab Garut dalam Memperluas Akses Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Garut menunjukkan komitmennya untuk memperluas akses keuangan yang aman, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. Tujuan utamanya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.
Komitmen ini diwujudkan melalui penyusunan Program Kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Garut Tahun 2026. Kepala OJK Provinsi Jawa Barat, Darwisman, menyampaikan bahwa penyusunan program kerja ini menjadi landasan strategis agar TPAKD dapat bergerak lebih terarah, terstruktur, terukur, dan memberikan dampak ekonomi yang tinggi.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pertemuan tersebut dilakukan bersama Bupati Garut Abdusy Syakur Amin di Pendopo Kabupaten Garut pada Jumat (5/12/2025). Acara ini turut dihadiri oleh pimpinan OJK, pejabat daerah, serta perwakilan perbankan.
Darwisman menilai perekonomian Kabupaten Garut memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Bonus demografi menjadi salah satu kekuatan dengan dominasi penduduk berusia produktif dari kelompok Generasi Z dan Milenial. Selain itu, generasi Alpha yang akan memasuki usia produktif dalam beberapa tahun ke depan perlu dipersiapkan melalui peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan.
Potensi Ekonomi yang Menjanjikan
Garut juga memiliki sumber daya pertanian bernilai ekonomi tinggi dengan berbagai komoditas unggulan, seperti domba Garut, sapi perah, jagung, pisang, cabai merah, kentang, kapulaga, dan jahe. Komoditas tersebut tidak hanya dikonsumsi, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk olahan bernilai tambah, termasuk kerajinan kulit, tenun sutra, anyaman, hingga produk pangan skala industri.
Keunggulan geografis Garut yang memiliki wilayah dataran rendah dan tinggi dengan area mencapai 3.101 kilometer persegi menjadi peluang besar untuk memperluas areal produksi komoditas unggulan. Menurut Darwisman, pemda dapat menetapkan komoditas prioritas yang bernilai ekonomi tinggi dan sesuai karakteristik wilayah untuk dijadikan program strategis TPAKD 2026.
Seluruh program tersebut akan diselaraskan dengan RPJMN dan RPJMD sehingga berkontribusi langsung pada sasaran pembangunan nasional maupun daerah.
Respons Bupati Garut
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyambut baik ajakan OJK untuk menyusun Program Kerja TPAKD secara kolaboratif. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah memetakan berbagai potensi ekonomi masyarakat, namun masih terdapat kendala terutama pada keterbatasan permodalan.
Ia mencontohkan pengembangan varietas pisang Cavendish yang memiliki potensi tidak hanya untuk konsumsi rumah tangga tetapi juga untuk industri olahan. Dengan hilirisasi produk, nilai tambah dapat meningkat dan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.
Untuk mengatasi tantangan pembiayaan, masyarakat didorong memanfaatkan berbagai fasilitas kredit, termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR). Abdusy Syakur Amin berharap OJK dapat mendorong perbankan agar penyaluran KUR semakin mudah diakses masyarakat sehingga mampu memperkuat kapasitas usaha dan percepatan kemandirian ekonomi daerah.