OJK Jawa Barat Percepat Pertumbuhan Ekonomi Tasikmalaya dengan Tiga Potensi Utama

admin.aiotrade 16 Des 2025 2 menit 15x dilihat
OJK Jawa Barat Percepat Pertumbuhan Ekonomi Tasikmalaya dengan Tiga Potensi Utama


Perekonomian Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi yang cukup besar untuk berkontribusi lebih optimal terhadap pertumbuhan dan stabilitas ekonomi di tingkat provinsi Jawa Barat. Namun, saat ini, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tasikmalaya pada Triwulan III-2025 hanya mencapai 3,76% YoY, yang lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi provinsi sebesar 5,20% YoY.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat, Darwisman, menyampaikan bahwa Kabupaten Tasikmalaya memiliki beberapa sektor yang bisa menjadi penggerak utama perekonomian. Hal ini disampaikan dalam pertemuan dengan Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, yang juga membahas rencana Program Kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di tahun 2026.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Tiga Sektor Potensial yang Mendukung Perekonomian

1. Bonus Demografi
Salah satu faktor utama yang mendukung pertumbuhan ekonomi adalah bonus demografi. Berdasarkan data usia penduduk, Kabupaten Tasikmalaya memiliki jumlah penduduk terbanyak di kategori Generasi Z (25,34%), diikuti oleh Gen Millenial (22,26%), Gen Alpha (20,18%), Gen X (19,68%), dan Gen Baby Boomer (12,54%). Kehadiran generasi muda yang dominan dapat menjadi sumber tenaga kerja yang produktif dan inovatif.

2. UMKM yang Signifikan
Kabupaten Tasikmalaya juga memiliki jumlah UMKM yang sangat besar, yaitu sekitar 226.593 unit usaha. UMKM ini bergerak di berbagai sektor seperti perdagangan besar dan eceran, penyediaan akomodasi, makanan dan minuman, pengangkutan dan pergudangan, industri pengolahan, serta informasi dan komunikasi. Meskipun jumlahnya besar, pelaku UMKM masih sedikit yang mengakses pembiayaan perbankan. Data menunjukkan bahwa hanya 183.683 rekening yang aktif dari total pelaku UMKM tersebut.

3. Komoditas Pertanian dan Ekonomi Kreatif
Di sektor pertanian, Kabupaten Tasikmalaya memiliki beberapa komoditas unggulan seperti padi, sapi perah, kambing/domba, pisang, jahe, dan kopi. Selain itu, produk ekonomi kreatif seperti kerajinan mendong juga menjadi salah satu aset lokal yang patut diperhatikan. Darwisman menyarankan agar pemerintah setempat memprioritaskan pengembangan komoditas unggulan yang berdampak signifikan terhadap perekonomian daerah sebagai bagian dari program kerja TPAKD Tahun 2026.

Upaya OJK dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

OJK terus berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program-program yang dirancang untuk meningkatkan akses keuangan kepada masyarakat.

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, menjelaskan bahwa TPAKD Kabupaten Tasikmalaya telah menjalankan delapan program kerja selama tahun ini. Beberapa hasil yang dicapai antara lain:

  • Pembukaan 23.515 rekening baru
  • Business matching kepada 190 UMKM
  • Pelatihan sekolah pasar modal bagi 100 peserta
  • Digitalisasi keuangan yang melibatkan 15.940 merchant emas

Program-program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dan UMKM dengan akses keuangan yang lebih luas dan efisien. Dengan kolaborasi antara pemerintah, OJK, dan pelaku usaha, diharapkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tasikmalaya dapat meningkat secara signifikan di masa depan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan