OJK: Pembiayaan Dorong Ekonomi Sulawesi Utara, Kredit Tembus Rp 10 Triliun

admin.aiotrade 10 Des 2025 3 menit 17x dilihat
OJK: Pembiayaan Dorong Ekonomi Sulawesi Utara, Kredit Tembus Rp 10 Triliun
OJK: Pembiayaan Dorong Ekonomi Sulawesi Utara, Kredit Tembus Rp 10 Triliun

Peran Industri Pembiayaan dalam Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Utara dan Gorontalo

Industri pembiayaan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah, termasuk Sulawesi Utara dan Gorontalo. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulutgo mencatat bahwa dukungan dari sektor ini memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat.

Menurut Asisten Direktur Divisi Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Sulutgo, Graha Anggar Perbawa, industri pembiayaan di wilayah Sulawesi Utara tetap stabil dan berkontribusi dalam menopang aktivitas ekonomi masyarakat. Ia menjelaskan bahwa perusahaan pembiayaan berperan dalam menjaga ketersediaan akses layanan keuangan, sehingga membantu pertumbuhan ekonomi daerah di tengah dinamika perekonomian global.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Data yang dirilis oleh OJK Sulutgo menunjukkan bahwa hingga September 2025, sektor industri keuangan non-bank mengalami pertumbuhan positif. Khususnya, perusahaan pembiayaan di Sulutgo mencatatkan peningkatan sebesar 3,42 persen secara year-on-year, dengan total pembiayaan yang disalurkan (PYD) mencapai Rp10,64 triliun.

Pembiayaan di Sulawesi Utara mencapai Rp7,99 triliun, menempati peringkat ke-17 nasional. Sementara itu, pembiayaan di Gorontalo mencapai Rp2,64 triliun, berada di peringkat ke-28 nasional. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa kedua provinsi tersebut masih menjadi wilayah dengan aktivitas pembiayaan yang cukup dinamis.

Dari sisi kualitas pembiayaan, rasio Non-Performing Financing (NPF) wilayah Sulutgo berada pada level 2,79 persen. Angka ini sedikit meningkat dibanding tahun sebelumnya sebesar 2,59 persen dan sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yaitu 2,51 persen. Meskipun ada sedikit tekanan, kondisi ini menunjukkan bahwa kualitas portofolio pembiayaan di Sulutgo masih dalam batas yang terjaga.

Kolaborasi untuk Meningkatkan Literasi Keuangan

OJK Sulutgo juga bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Manado dan media untuk memperkuat literasi keuangan masyarakat Manado, khususnya mengenai perusahaan pembiayaan. Dalam acara media gathering di Manado, Rabu (10/12/2025), berbagai program edukasi dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang layanan keuangan.

Deputy EVP Corporate Secretary & Corporate Counsel Astra Credit Company, Ikhsan Abdillah Harahap, menyampaikan bahwa pihaknya turut mendorong literasi keuangan melalui program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) yang dibahas OJK. Sesuai dengan misi "To Promote Credit for A Better Living", ACC berkomitmen untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses pembiayaan yang bertanggung jawab.

"Kami berharap kolaborasi dengan OJK dapat memperkuat pemahaman publik mengenai produk dan layanan industri pembiayaan sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya secara bijak dan optimal," ujar Counsel.

Edukasi tentang Mekanisme Pengaduan Konsumen dan SLIK

Dalam pemaparan materi, Asisten Direktur Divisi PEPK dan LMS OJK Sulutgo, Rizky Betadi Putra, memberikan edukasi seputar mekanisme pengaduan konsumen dan juga mengenai Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). SLIK merupakan sistem informasi yang dikelola oleh OJK untuk mendukung pelaksanaan tugas pengawasan dan layanan informasi di bidang keuangan.

SLIK dapat dimanfaatkan untuk memperlancar proses penyediaan dana, penerapan manajemen risiko kredit atau pembiayaan, serta penilaian kualitas debitur. Selain itu, SLIK juga digunakan sebagai pengelolaan sumber daya manusia pada Pelapor SLIK, verifikasi untuk kerja sama Pelapor SLIK dengan pihak ketiga, dan meningkatkan disiplin industri keuangan.



Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan