
OJK Akhirnya Finalisasi Aturan ETF Emas untuk Dana Pensiun
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini sedang dalam proses finalisasi rancangan Peraturan OJK (POJK) terkait penempatan investasi di instrumen Exchange Traded Fund (ETF) emas. Dengan adanya aturan ini, industri dana pensiun akan memiliki kesempatan untuk berinvestasi di instrumen tersebut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menyelesaikan aturan mengenai ETF emas. Ia menyatakan bahwa POJK ini sedang dalam tahap akhir pengesahan.
"Kami sedang menyelesaikan aturan mengenai ETF emas, yaitu sedang difinalisasi POJK-nya," ujarnya saat konferensi pers di Alam Sutera, Tangerang, pada Kamis (23/10/2025).
Ogi menjelaskan bahwa investasi dana pensiun di ETF emas bisa menjadi alternatif karena dianggap lebih stabil dibandingkan instrumen lain. Menurutnya, ETF emas memiliki stabilitas yang baik untuk investasi dana pensiun.
"Instrumen ETF gold lebih stabil untuk investasi mereka," katanya.
Sebelumnya, Ogi juga menyebutkan bahwa ETF emas dapat menjadi instrumen investasi yang menarik karena nilai emas sendiri menunjukkan tren yang terus meningkat. Selain itu, sistem perdagangannya jelas karena melibatkan kustodian.
"Kalau ETF emas merupakan instrumen yang ada sistemnya, ada custody-nya, ada perdagangannya. Jadi, kalau perlu uang, bisa dijual. Hal itu yang menyebabkan menarik," tuturnya.
Di sisi lain, Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) menyampaikan bahwa jika ketentuannya sudah ada, instrumen ETF emas bisa menjadi alternatif pilihan investasi dana pensiun. Staf Ahli ADPI Bambang Sri Mulyadi mengatakan bahwa setelah diizinkan OJK, produk tersebut akan menjadi alternatif instrumen investasi bagi dana pensiun.
"Tentunya setelah diizinkan OJK, produk tersebut akan menjadi alternatif instrumen investasi bagi dana pensiun," ungkap Bambang kepada aiotrade.
Bambang tidak menyangkal bahwa ETF emas yang dasarnya merupakan logam mulia saat ini banyak diminati. Dengan demikian, instrumen itu bisa menjadi peluang bagi dana pensiun dalam melakukan diversifikasi portofolio investasi.
Namun, dia juga menyebutkan bahwa kekurangannya adalah ETF emas merupakan produk baru yang belum dapat diproyeksikan perkembangannya, terutama kinerja investasinya.
Meskipun demikian, Bambang menegaskan bahwa masing-masing dana pensiun tentu memiliki arahan investasi dan pedoman kebijakan pengelolaan investasi. Mengenai besar atau kecilnya alokasi investasi ke ETF emas, ia menyebut hal itu tentu akan disesuaikan dengan kondisi kebijakan masing-masing dana pensiun.
Manfaat dan Tantangan ETF Emas sebagai Investasi Dana Pensiun
Berikut beberapa manfaat dan tantangan dari ETF emas sebagai instrumen investasi:
- Manfaat:
- ETF emas menawarkan stabilitas yang tinggi dibandingkan instrumen investasi lainnya.
- Memiliki sistem yang jelas dan transparan, termasuk penyimpanan (custody) dan perdagangan.
-
Menawarkan fleksibilitas, karena investor dapat menjual ETF emas kapan saja jika membutuhkan uang tunai.
-
Tantangan:
- ETF emas masih merupakan produk baru, sehingga perkembangan dan kinerjanya belum sepenuhnya terprediksi.
- Dana pensiun perlu mempertimbangkan risiko dan potensi fluktuasi harga emas seiring perubahan pasar global.
- Kebijakan investasi masing-masing dana pensiun akan menentukan besaran alokasi untuk ETF emas.
Kesimpulan
Dengan adanya POJK yang sedang difinalisasi oleh OJK, ETF emas akan menjadi opsi investasi baru bagi dana pensiun. Meskipun masih memiliki tantangan, ETF emas tetap menawarkan potensi keuntungan yang menarik. Dengan regulasi yang jelas, dana pensiun dapat memanfaatkan ETF emas sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio mereka.