Target Kapitalisasi Pasar Modal Indonesia
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki target yang ambisius untuk kapitalisasi pasar modal Indonesia. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029, pemerintah menetapkan bahwa kapitalisasi pasar modal harus mencapai 68 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2029. Namun, target tersebut telah terlampaui lebih awal karena saat ini kapitalisasi pasar modal Indonesia sudah mencapai 69,18 persen dari PDB.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi menyatakan bahwa capaian ini sangat menggembirakan. "Syukur alhamdulillah, kita tidak perlu menunggu 2029. Saat ini sudah menyentuh 69,18 persen dari PDB," ujarnya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kapitalisasi Pasar Modal Indonesia Saat Ini
Data penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (14/11) menunjukkan bahwa kapitalisasi pasar modal Indonesia telah mencapai Rp15.316 triliun. Selain itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sejak awal tahun telah menguat sebesar 18,23 persen year-to-date (ytd) ke level 8.370,44.
Dari sisi ekonomi makro, PDB Indonesia per 10 Januari 2025 mencapai 1,49 triliun dolar Amerika Serikat (AS) atau setara dengan Rp24 kuadriliun. Dengan demikian, posisi pasar modal Indonesia semakin penting dalam perekonomian nasional.

Jumlah Investor Pasar Modal
Sementara itu, jumlah investor di pasar modal Indonesia per November 2025 mencapai 19,32 juta Single Investor Identification (SID). Angka ini meningkat sebesar 30 persen year-to-date (ytd) dibandingkan akhir 2024.
OJK menargetkan jumlah investor pasar modal mencapai 20 juta SID pada kuartal I atau pertengahan 2026. Target ini sesuai dengan Roadmap Pasar Modal Indonesia 2022-2027, yang menetapkan bahwa jumlah investor akan mencapai 20 juta SID pada 2027.
Menurut Inarno, pertumbuhan jumlah investor akan didorong oleh penambahan investor retail. Namun, OJK juga berharap peran investor institusional domestik semakin besar di pasar modal Indonesia.
"Kami yang lebih berharap lagi adalah institutional domestic untuk perannya semakin besar lagi ke pasar modal," ujarnya.

Kinerja Pasar Modal Terkini
Meskipun IHSG mengalami koreksi dalam sepekan terakhir, volume transaksi harian melesat hingga 99,35 persen. Hal ini menunjukkan adanya minat yang tinggi dari para pelaku pasar.
Selain itu, isu mengenai dana asing di obligasi RI terus menjadi perhatian. Data menunjukkan bahwa dana asing di pasar obligasi Indonesia kian terkikis, yang dapat memengaruhi stabilitas pasar modal.
Dengan capaian yang terus meningkat, pasar modal Indonesia semakin menjadi bagian penting dari perekonomian nasional. OJK berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan pasar modal melalui berbagai inisiatif dan kebijakan yang progresif.