OKU Timur Tampilkan Kearifan Lokal di Festival Literasi Sumsel 2025, Batok Kelapa Jadi Pusat Perhati

admin.aiotrade 08 Nov 2025 2 menit 13x dilihat
OKU Timur Tampilkan Kearifan Lokal di Festival Literasi Sumsel 2025, Batok Kelapa Jadi Pusat Perhati
OKU Timur Tampilkan Kearifan Lokal di Festival Literasi Sumsel 2025, Batok Kelapa Jadi Pusat Perhatian

Stan OKU Timur Menarik Perhatian di Festival Literasi Sumatera Selatan 2025

Di tengah keramaian stan-stan Kabupaten dan Kota yang memperkenalkan berbagai karya literasi dan budaya, stan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian dalam ajang Festival Literasi Sumatera Selatan 2025 yang diselenggarakan di Asrama Haji Palembang. Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Pemerintah Kabupaten OKU Timur menampilkan berbagai karya yang mengangkat tema kearifan lokal dengan penuh warna dan semangat.

Beragam kerajinan tangan tradisional khas daerah ditampilkan, mulai dari karya yang dibuat dari bahan-bahan alami seperti batok kelapa, pelepah pisang, hingga kayu jati. Hasil olahan tersebut tidak hanya memiliki nilai estetika tinggi tetapi juga fungsional, sehingga menunjukkan keahlian masyarakat setempat dalam mengubah bahan alami menjadi produk yang bernilai ekonomi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat menikmati aneka masakan dan kudapan khas OKU Timur yang menyajikan cita rasa autentik daerah. Selain itu, pengenalan Aksara Kaganga, aksara kuno yang menjadi bagian penting dari warisan literasi Sumatera Selatan, juga turut dipertunjukkan, memberikan wawasan tentang sejarah dan budaya daerah.

Stan OKU Timur menjadi daya tarik bagi banyak pengunjung, termasuk tamu istimewa seperti Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan Hj. Febrita Lustia Herman Deru dan Duta Literasi Sumsel dr. Hj. Ratu Tenny Leriva, M.M. Dalam kunjungan tersebut, Febrita Lustia tampak antusias mencicipi hidangan tradisional yang disajikan. Sementara itu, Ratu Tenny Leriva bahkan tertarik membeli tas kecil unik berbahan batok kelapa sebagai buah tangan.

Partisipasi OKU Timur dalam festival ini tidak hanya sekadar memperkenalkan produk unggulan daerah, tetapi juga menjadi bentuk nyata bahwa literasi dapat bersinergi dengan budaya dan ekonomi kreatif. Dengan menggabungkan antara membaca, berkarya, dan melestarikan tradisi, OKU Timur menunjukkan bagaimana literasi bisa menjadi landasan untuk pengembangan budaya lokal.

Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kreativitas setiap daerah yang menampilkan kekhasannya masing-masing. Ia menyatakan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya meningkatkan literasi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan dan melestarikan kebudayaan daerah.

Dengan perpaduan antara literasi, budaya, dan karya masyarakat, kehadiran stan OKU Timur menjadi bukti bahwa membaca dan berkarya dapat berjalan seiring dengan pelestarian tradisi. Dari batok kelapa hingga aksara Kaganga, semuanya menjadi simbol bahwa literasi bukan hanya tentang buku melainkan tentang mengenal, mencintai, dan menghidupkan kembali jati diri daerah.



Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan