Pabrik Pengolahan Sampah Rp 200 Juta Dibangun di Jawa Tengah

admin.aiotrade 08 Nov 2025 2 menit 16x dilihat
Pabrik Pengolahan Sampah Rp 200 Juta Dibangun di Jawa Tengah

Investasi Besar di Kawasan Ekonomi Khusus Industropolis Batang

Pabrik pengolahan limbah plastik dan elektronik dengan nilai investasi mencapai USD 200 juta akan dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang pada akhir 2025. Proyek ini menandai langkah penting dalam pengembangan sektor lingkungan dan ekonomi sirkular di Jawa Tengah.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Penandatanganan kerja sama antara PT Green Java Solution (Malaysia) dan PT Maju Selaras Sejahtera (Indonesia) disaksikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, di Hotel Padma, Kota Semarang, Jumat (7/11) malam. Dalam kesepakatan tersebut, kedua perusahaan akan membangun pabrik di atas lahan seluas 80 hektare.

Dukungan dari Pemerintah Daerah

Sumarno menyambut baik adanya investasi besar ini. Ia berharap proyek ini menjadi pemicu bagi investor lain untuk masuk ke Jawa Tengah, termasuk dari Malaysia. Selain itu, keberadaan penerbangan langsung dari Kuala Lumpur ke Semarang juga dianggap sebagai faktor pendukung.

"Kami berharap industri pengelolaan sampah ini mampu menjaga lingkungan dan menyerap banyak tenaga kerja," ujarnya.

Target Operasional dan Kapasitas Pengolahan

Director PT. Green Java Solution, Nicholas, menjelaskan bahwa pabrik akan dimulai dibangun pada Desember 2025 dan diharapkan mulai beroperasi pada Juni 2026. Dengan kapasitas yang besar, pabrik ini diperkirakan mampu menyerap hingga 3.500 tenaga kerja.

Untuk kapasitas pengolahan, pihaknya terus berkomunikasi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Harapan besar adalah mampu mengelola limbah hingga 100 juta ton per tahunnya.

"Kami berharap dapat dukungan dari Pak Gubernur Jawa Tengah," katanya.

Peran Komisaris Utama

Komisaris Utama PT. Maju Selaras Sejahtera, Kukrit Suryo Wicaksono, menjelaskan bahwa hadirnya investasi perusahaan dari Malaysia merupakan bentuk tindak lanjut instruksi Gubernur Jawa Tengah setelah penerbangan langsung dari Kuala Lumpur ke Semarang dibuka. Selain itu, rencana pembukaan rute penerbangan langsung Semarang-Singapura juga sedang dipertimbangkan.

"Tugas kami adalah memajukan investasi, perdagangan, dan pariwisata di Jawa Tengah," ujarnya.

Adanya investasi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi provinsi ini, membuka lapangan pekerjaan, serta menarik investor lain untuk berinvestasi.

Tujuan Jangka Panjang

Dalam kerja sama tersebut, para pihak sepakat untuk melakukan investasi dan pengembangan strategis jangka panjang, termasuk dalam perencanaan induk, pembiayaan, konstruksi, operasional, dan penempatan PT Green Java Solution di Indonesia.

Kemitraan ini bertujuan untuk memposisikan kawasan sebagai pusat keunggulan regional dalam teknologi lingkungan, pengurangan karbon, penghilangan karbon, pemulihan sumber daya, dan infrastruktur hijau yang selaras dengan konsep ESG (Environmental, Social, and Governance).

Selain itu, proyek ini juga berkontribusi pada tujuan nasional dalam pengelolaan sampah, dekarbonisasi, dan ekonomi sirkular.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan