Target Operasi Kembali Tambang Freeport Indonesia
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan rencana waktu operasi kembali untuk area tambang utama PT Freeport Indonesia (PTFI) yang sempat ditutup akibat insiden longsoran di tambang bawah tanah (underground) Grasberg Block Cave (GBC), Tembagapura, Mimika, Papua Tengah. Pihaknya menargetkan area yang mengalami masalah tersebut dapat beroperasi kembali pada Maret atau April 2026.
"Ya kita targetkan mungkin bulan 3-4 tahun depan beroperasi," kata Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, dikutip Sabtu (15/11/2025).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Prioritas Keselamatan Terlebih Dahulu

Pemerintah tidak ingin terburu-buru dan sembarangan dalam memberikan izin operasi penuh kembali. Bahlil menekankan bahwa keselamatan pekerja adalah prioritas utama, bukan sekadar urusan bisnis. Pengoperasian kembali harus melalui prosedur ketat yang mencakup pemeriksaan menyeluruh terhadap penyebab insiden, audit oleh tim ahli, pemberian rekomendasi perbaikan, hingga implementasi perbaikan di lapangan.
"Kami nggak mau sembarangan. Kalau sembarangan, orang mati nanti siapa yang bertanggung jawab lagi? Kami harus prioritaskan nyawa orang. Ini nyawa orang, jadi ini bukan persoalannya bisnis," ujar Bahlil.
Area Bencana Masih Dievaluasi

Bahlil menjelaskan saat ini, tim dari Kementerian ESDM masih melakukan evaluasi mendalam pada titik area yang mengalami bencana longsor. Evaluasi penting dilakukan untuk memastikan tidak ada risiko serupa terjadi lagi.
"Titik bermasalah, yang bencana itu, tim kita lagi melakukan evaluasi," ujar Bahlil.
Blok Lain Sudah Diizinkan Berjalan

Meskipun area bencana masih ditutup, Bahlil memastikan tidak semua kawasan tambang PTFI mengalami masalah yang sama. Setelah insiden terjadi, seluruh operasi memang sempat dihentikan untuk keperluan evakuasi korban. Namun, setelah evakuasi selesai dan dilakukan analisa, ditemukan ada bagian tambang bawah tanah (underground) yang tidak berhubungan langsung dengan longsor.
Area tersebut, yang diperkirakan sepanjang enam hingga tujuh kilometer (km), telah diizinkan untuk berjalan atau beroperasi kembali, yaitu Deep Mill Level Zone (DMLZ) dan Big Gossan.
"Itu nggak apa-apa, berjalan. Itu kan ada sekitar enam atau tujuh kilo, itu jalan aja," ujar Bahlil.
Produksi Emas Freeport Anjlok, Target Kembali Normal pada 2027
Insiden longsoran yang terjadi di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) menyebabkan penurunan produksi emas Freeport. Meskipun beberapa blok tambang lainnya sudah kembali beroperasi, pihak perusahaan tetap fokus pada pemulihan dan pencegahan risiko serupa di masa depan. Target untuk kembali normal secara keseluruhan direncanakan pada 2027. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dan perusahaan dalam menjaga keselamatan serta stabilitas operasional tambang.